Tentang Errorist of Seasons dan Angka Jadi Suara yang Menang Viddsee Juree...

Tentang Errorist of Seasons dan Angka Jadi Suara yang Menang Viddsee Juree Awards

Ilustrasi (Gerd Altmann via Pixabay)

Dua film pendek Indonesia, ‘Errorist of Seasons’ dan ‘Angka Jadi Suara’ terpilih sebagai pemenang di edisi kedua Viddsee Juree Awards Indonesia, sebuah festival film pendek yang merayakan dan mendukung komunitas pembuat film di Asia.

Gold Award dimenangkan oleh Rein Maychaelson lewat film ‘Errorist of Seasons’, sebuah drama mengenai seorang ayah yang mempertaruhkan seluruh uangnya untuk bisnis ojek perahu karet.

Nama Rein tak lagi asing di Juree, ia pernah berpartisipasi pada Viddsee Juree Awards Indonesia 2016, dan meraih Special Mention untuk ‘Udin Telekomsel’.

“Saya selalu memiliki urgensi untuk bercerita dan menunjukkan keunikan negara ini; aneh sekaligus berwarna. Menunjukkan negara ini apa adanya, adalah tantangan kreatif yang menarik sekaligus bermasalah,” ungkap Rein.

Dia pun mengaku bersemangat ketika mengetahui ada ruang virtual untuk idiosinkrasi ini, seperti platform Viddsee. “Memenangkan penghargaan ini mendorong saya untuk terus membuat film!” ujarnya.

Selama ini, beberapa film karya Rein telah dikenal di berbagai festival film internasional, seperti Jogja-NETPAC Asian Film Festival, XXI Short Film Festival, San Francisco Indonesian Film Festival, Los Angeles Indonesia Film Festival, Bangkok International Film Festival, Europe on Screen, Viddsee Juree Awards, dan lain-lain.

Viddsee

Sementara itu, Dian Septi Trisnanti, seorang aktivis serikat buruh, menjadi pemenang Silver Award lewat film ‘Angka Jadi Suara’. Film itu merupakan dokumenter mengenai buruh perempuan mengatasi pelecehan seksual yang terjadi di distrik industri garmen di Jakarta. Semua orang yang terlibat di tim produksi film ini adalah pembuat film pemula.

“Ini merupakan kesempatan untuk belajar dan melanjutkan karya selanjutnya. Bagi sesama teman buruh perempuan, ini adalah dukungan bagi perjuangan kami!”

Dian kini menjabat sebagai sekretaris jenderal Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP). Ia juga menjadi koordinator dan salah satu pendiri Marsinah FM yang menyuarakan hak buruh perempuan.

Viddsee

Selanjutnya, M Reza Fahriyansyah terpilih sebagai Special Mention lewat film ‘Oleh-oleh’, sebuah drama tentang seorang ibu yang terbebani dengan budaya membeli buah tangan kepada kerabat dan handai taulan.

“Semoga penghargaan ini bisa memberikan energi lebih agar saya tetap berkarya dan membuat film!”

Para pemenang dipilih oleh panel juri yang terdiri atas pembuat film asal Thailand, Anusorn Soisa-ngim yang dikenal lewat debut film panjangnya berjudul ‘Present Perfect’, Deependra Gauchan selaku penasihat Departemen Sinema dan Difusi Budaya Kamboja, serta Ismail Basbeth, sutradara Indonesia yang juga menjadi juru program untuk Jogja-NETPAC Asian Film Festival.

Adapun 10 finalis terpilih menerima gratis berlangganan selama setahun dari Creative Cloud All Apps senilai US$ 560 dari Adobe. Pemenang Gold dan Silver memenangkan dana produksi dari Viddsee masing-masing senilai Rp 40 juta dan Rp 20 juta, serta perlengkapan audio yang disponsori oleh RØDE Microphones.

Pemenang Gold Award juga berhak mengikuti paket 5 hari Program Film & TV Global di Los Angeles dari Motion Picture Association (MPA).

Pendaftaran kompetisi Viddsee Juree Awards Indonesia telah dimulai sejak Maret 2018 dan menerima tanggapan yang menggembirakan dari komunitas film melalui kampanye online serta roadshow offline di Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Denpasar.

Periode dua minggu voting secara online juga dilaksanakan di Viddsee.com untuk Audience Choice Award, yang dimenangkan oleh animasi ‘Tentickles!’ arahan Michael Gavin.

Sebagai periode menuju puncak acara pada 21 Juli, Viddsee mengadakan program selama tiga hari di Goethe Institut Jakarta seperti lokakarya bagi pembuat film, pemutaran film, serta dua forum film yang diorganisir dalam kolaborasi bersama Forum Pendanaan Film AKATARA dan Motion Picture Association (MPA).

Adapun Viddsee Juree Awards adalah sebuah inisiatif untuk merayakan industri hiburan dengan memilih film pendek Asia dari semua genre: fiksi, dokumenter, dan animasi. Pada Viddsee Juree Awards Indonesia 2018, cerita-cerita dari talenta berbakat Indonesia akan ditonton dan dinilai oleh panel juri internasional.

Juree adalah bagian dari komitmen Viddsee untuk merayakan dan mendukung pembuat film dan komunitas film di Asia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.