Ilustrasi (Photo by energepic from Pexels)

Demi mencegah semakin meluasnya penyebaran virus Corona atau COVID-19, sejumlah kantor mengizinkan karyawannya untuk kerja dari rumah alias work from home (WFH). Asyikk..! Eh, tapi jangan salah, kerja dari rumah bisa sangat melelahkan dan rentan memicu stres.

Sebelum masa pandemi COVID-19 ini, kamu bisa pulang ke rumah kalau jenuh dengan suasana kantor. Sekarang, rumahmu jadi kantormu juga. Repotnya lagi, interaksi jarak jauh bikin lebih sering terjadi miskomunikasi, entah dengan rekan setim atau bapak-ibu bos. Belum lagi, perkara melawan kemageran bagi mereka kaum rebahan.

Kebayang kan, betapa beratnya? Yah, meski tak seberat mereka yang tetap harus kerja di luar rumah dalam kondisi saat ini. Salut..! Btw, bagi yang menjalani WFH, sebetulnya bisa lho mengakalinya agar tetap waras (dan bahagia) saat kerja dari rumah. Cekidot!

Jangan lupa gerak

Karena kerja dari rumah, maka kamu tak lagi menempuh perjalanan dari rumah ke kantor. Itu berarti, tubuhmu bakal jadi jarang gerak. Padahal, ini penting tak hanya untuk menjaga imun tubuh supaya tetap kuat, tapi juga demi menjaga kesehatan mental selama berdiam diri di rumah.

Baca juga: ‘Social Distancing’, Semoga Tidak Malah Bikin Kerumunan Baru di Tempat Lain

Coba baca-baca hasil penelitian deh. Misalnya, penelitian J. Carson Smith, profesor dari University of Maryland. Dia bilang bahwa mood seseorang bisa menjadi lebih baik setelah berhasil menyelesaikan satu sesi olah tubuh. Kenapa bisa begitu? Ya karena otot jadi rileks dan nervous system lebih tenang.

Tapi, kalau bingung mau mulai gerak dari mana, bisa cek di YouTube. Ada banyak banget panduan senam dari yang mudah sampai yang susah. Kalau ingin hemat kuota, ada juga kok aplikasinya di Play Store dan App Store.

Sarapan dan mandi, woy!

Dalam film Gladiator, ada sebuah adegan dimana Maximus menggenggam pasir dan mencium baunya sebelum bertarung. Itulah mentality switch, dan ini penting untuk kamu yang kerja dari rumah.

Kenapa ini penting? Kalau kata Arthur Thomas Jersild, karena perilaku manusia butuh aksi yang simpel tapi bermakna untuk beradaptasi dalam situasi berbeda. Itu sebabnya, seseorang bakal merasa lebih malas saat bekerja di rumah ketika belum mandi dan sarapan.

Baca juga: Ya Beginilah, ‘Social Distancing’ bagi Anak-anak Kosan

Jadi, plis banget sarapan dan mandi duluuu… Sarapan buat mengisi energi, dan mandi… ya, memang kamu tahan kerja seharian sambil mencium aroma badan yang apek gitu? Aku sih nggak.

Bikin zona kerja dan rehat sendiri

Ketika kerja di rumah, kamu akan merasakan godaan untuk rebahan. Apalagi, jarak antara kamu dan kasur kini menjadi dekat sekali. Pastilah, ada pikiran, “Ah… nggak apa-apa kali ya kerja sambil baring-baring.” Tapi tolong, jangan lakukan itu.

Meski terkesan sepele, nanti kamu malah makin malas dan kerjaan nggak beres-beres. Kalau gitu kan bisa dimarahin bapak atau ibu bos via telepon. Dimarahin aja udah nggak enak, apalagi ini tanpa tatap muka. Kalau kamu malah jadi bete seharian di rumah, kan repot?

Jadi, sangat penting bikin zona kerja dan zona rehat di kamar sendiri. Ini tentu saja bakal membantumu lebih fokus dan lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaan. Kalau semua sudah beres… baru rebahan.

Baca juga: Fix, Sholat Jumat di Rumah Aja daripada Nanti Nggak Bisa Sholat Lagi

Kontrol medsos, bukan sebaliknya

Tahu fear of missing out, kan? Sesuai namanya, itu adalah perasaan cemas yang muncul karena takut ketinggalan informasi. Kalau sudah terserang perasaan ini, seseorang bakal sering-sering buka media sosial (medsos). Masalahnya, informasi akhir-akhir ini kebanyakan bisa bikin anxiety. Kalau sudah begitu, kerja dari rumah menjadi pengalaman yang menyebalkan.

Namun, bukan berarti harus abaikan sama sekali informasi di medsos. Bagaimanapun, kita harus tahu perkembangan terkini soal virus Corona. Tapi, kita bisa mengontrol rasa ingin tahu biar tak sampai di level yang tidak sehat. Daripada baca data setiap saat tapi cuma sepotong-sepotong, kan mending baca sesekali saja – tapi lengkap – di layanan newsletter berbasis email. Udah banyak kok yang bagus-bagus.

Kalau itu sudah dilakukan, media sosial hanya akan difokuskan untuk menjaga komunikasi dengan teman-teman kantor atau teman dekat di tempat lain. Bisa saling kirim meme atau guyonan-guyonan khas. Tertawalah bersama, meski dari jarak jauh, bisa cukup membahagiakan.

Artikel populer: Perang Melawan Virus, Sejarawan Israel Yuval Noah Ada Benarnya

Jangan lupa main game, nonton juga boleh

Karena kerja dari rumah, penting untuk memasang kapan waktunya kerja dan kapan harus istirahat. Apalagi, jika bapak atau ibu bos memberikan keleluasaan soal ini.

Nah, ketika istirahat, jangan lupa mengapresiasi usahamu sendiri. Bisa buka-buka hape dan main game. Karena banyak yang ‘dirumahkan’ akibat pandemi virus Corona ini, angka pemain gim Mobile Legends, misalnya, jadi meningkat drastis. Bisa mabar saat istirahat kerja!

Kalau nggak suka main game, bisa nonton film di layanan media streaming, semisal Netflix. Tapi awas, jangan sampai kebablasan. Nah, dengan demikian, istirahat akan terasa menyenangkan. Otak pun menjadi segar, kemudian bersiap untuk kembali kerja. Bos-bos pasti paham kok. Ye kan pak, bu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini