Prediksi Piala Dunia 2018

Prediksi Piala Dunia 2018

Ilustrasi (Quince Media via Pixabay)

Habis puasa, terbitlah Lebaran, dan Piala Dunia. Habis dapet THR dan bayar zakat, terbitlah… Sila diisi sendiri aja ya gaes.

Yang pasti, tahun ini sungguh istimewa. Di tengah suasana kekeluargaan di rumah dan kampung halaman, kita disajikan tontonan yang paling digandrungi masyarakat di dunia, yang kali ini digelar di Rusia.

Suasana Lebaran tentu makin asique, tak peduli mudik lewat jalan tol yang mana, punya siapa. Tak peduli membunyikan klakson tiga kali, lima kali, atau tujuh kali. Memangnya mau kampanye, eh?

Lebaran ya Lebaran. Kembali ke fitrah setelah berjuang melawan hawa nafsu. Lha, kalau masih saling caci-maki, apa coba namanya?

Begitu juga dengan sepak bola, terlebih sekelas Piala Dunia. Bahwa sepak bola bukan sekadar pertandingan, pilih tim ini-itu, atau taruhan sana-sini (setan masih dibelenggu nggak ya?). Sepak bola juga berbicara persaudaraan.

Ada cerita menarik di National Geographic Indonesia edisi Mei 2017, sebuah artikel berjudul “Kobar Jantung Afrika”. Artikel tersebut mengulas konflik berkepanjangan di Afrika Tengah, konflik yang melibatkan Seleka dan Anti Balaka, kemudian berimbas pada kondisi sosial masyarakat.

Namun, dalam konflik tersebut, ada seseorang bernama Ibrahim Bohari – mantan kapten timnas sepak bola Afrika Tengah – yang menggunakan sepak bola untuk memulihkan situasi yang pelik. Ia yakin sepak bola adalah alat persatuan dan perdamaian.

“Ini bukan hanya soal pertandingan. Ini menunjukkan kepada masyarakat gambaran hidup rukun dan bekerja sama,” tegas Bohari.

Setelah melewati jalan berliku, pertandingan perdamaian itu akhirnya terlaksana. Mereka menyatu dan melupakan konflik yang selama ini jadi sekat-sekat penghalang kerukunan. Mereka saling membaur jadi satu kerumunan untuk merayakan kegembiraan.

Tapi, memang, momen Piala Dunia yang bertepatan dengan Lebaran tak selalu mengembirakan semua pihak. Ada aja yang bilang, “Sedih akutu.”

Tak cuma sedih, ada juga yang galau. Hadeuhh…

Yang pasti, antusiasme penggemar sepak bola di Tanah Air terhadap Piala Dunia tetap tinggi. Negara orang aja didukung habis-habisan, apalagi negara sendiri? Betul nggak?

Nah, selamat bagi Anda yang menjagokan Brasil di Piala Dunia kali ini. Meski ada mitos “jika Piala Dunia digelar di Benua Eropa, maka tim Eropa yang juara”, Brasil tetap diprediksi menjadi juara. ‘Tim Samba’ kemungkinan bersaing ketat dengan Jerman dan Argentina.

Seperti dirilis Opta, peluang Brasil paling tinggi mencapai 14,2%. Setelah itu, Jerman selaku juara bertahan sebesar 11,4%, Argentina 10,9%, dan Prancis 10,5%.

Berikut prediksinya…

Selain Opta, sebuah firma keuangan dan investasi global Goldman Sachs juga memperkirakan Brasil sebagai juara Piala Dunia 2018. Brasil kemungkinan bertemu Jerman di final.

Goldman Sachs telah menggunakan semacam mesin kecerdasan buatan untuk memprediksi pemenang tahun ini. Mereka menjalankan 200 ribu model dan mensimulasikan 1 juta variasi turnamen untuk memilih pemenang.

Bagaimana dengan Inggris?

Inggris disebut-sebut sebagai tim yang akan memberi kejutan dalam Piala Dunia tahun ini. Setidaknya itu dikatakan Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan. “Saya melihat dari besarnya pengaruh beberapa pemain Inggris yang main di Premier League saat ini. Banyak sekali yang menjadi penentu permainan sebuah tim,” tuturnya.

Lalu, apa kata netizen?

Kalau Spanyol?

La Furia Roja sedang was-was. Julen Lopetegui – sang pelatih – dipecat Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) hanya sehari sebelum kick-off Piala Dunia 2018. Alasannya karena ia ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid. Kesepakatan Lopetegui dengan Madrid inilah yang bikin RFEF meradang.

Jadi gaes, kamu pilih siapa kali ini? Brasil? Jerman? Ah, udah mainstream banget nggak sih?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.