Mengapa Banyak yang Jadi Caleg dari Poros Tronjal Tronjol?

Mengapa Banyak yang Jadi Caleg dari Poros Tronjal Tronjol?

Ilustrasi (Youtube/Saykoji)

Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian yang saya hormati. Nama saya, Arman Dhani. Caleg tidak resmi dari Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik dapil Narnia, Hogwarts, dan Cendana.

Melalui tulisan ini, saya ingin mempromosikan program-program maha asyik sesuai arahan pasangan capres-cawapres poros ketiga via jalur prestasi, Nurhadi-Aldo alias Dildo. Hal ini juga seiring banyaknya orang yang mendeklarasikan diri di media sosial sebagai caleg dari poros tronjal tronjol. Mengapa demikian?

Bapak-ibu yang missqueen

Sebelumnya, saya ingin menyampaikan pesan dari Bapak. Tentu, Bapak yang saya maksud adalah Nurhadi. Bukan apa-apa, beberapa orang masih merujuk pada Soeharto sebagai Bapak Pembangunan, Gus Dur sebagai Bapak Toleransi, dan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Bapak Curhat.

Tapi cukuplah bapak-bapak tadi kita ingat jasanya. Selanjutnya, mari kita fokus pada bapak Nurhadi.

Bapak berpesan bahwa politik semestinya jangan dibuat keras, cukup beliau saja yang keras. Politik jangan dibuat menakutkan, cukup setan saja yang menakutkan. Politik jangan dibuat membenci, cukup kemiskinan saja yang kita benci.

Untuk itu, marilah kita bersama-sama mcqueen yaqueen untuk memilih pasangan Nurhadi-Aldo dengan menyoblos nomor 10. Sebab hanya capres dan cawapres jalur prestasi saja yang memiliki nilai 10.

Baca juga: Bincang-bincang Maha Asyik dengan Kubu Dildo Biar Netizen Mcqueen Yaqueen

Beragam program telah disampaikan Bapak. Misalnya, pembubaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kami akan menggantinya dengan Kementerian Penghancuran Patriarki.

Tujuannya jelas, daripada membuat perempuan dan anak berdaya, padahal memang sudah berdaya, kita hancurkan sumber masalah bagi perempuan dan anak, yaitu patriarki. Jika patriarki hancur, kita bisa mewujudkan masyarakat yang tidak takut pada rok mini, belahan dada, apalagi paha.

Saya menyadari bahwa realitas politik hari ini seringkali isinya kalau nggak hoaks, ya fitnah. Misalnya, ada tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos untuk memenangkan capres dari koalisi sebelah. Eh, besoknya nongol berita kalau ada awan berbentuk capres yang lain sambil naik kuda rodeo di langit.

Semua itu akan diakhiri oleh bapak Nurhadi-Aldo, beliau berpesan jangan fanatik.

Belakangan, juga beredar berbagai meme yang berisi pesan bohong mencatut nama bapak Nurhadi-Aldo. Untuk itu, kami perlu menanggapi berbagai macam isu dan kabar tak sedap yang beredar dari kalangan fanpage fakir liker.

Kami sadar hal itu bertujuan untuk merendahkan nama poros tronjal tronjol. Bukan sekali kami dituduh pakai buzzer. Tapi, bapak Nurhadi pernah berkata, “Biarkan saja, ntar pada mati sendiri.”

Baca juga: Yang Hilang dari ‘Lover’ dan ‘Hater’

Lagipula, kurang apa sih bapak Nurhadi-Aldo? Komitmen mereka tak perlu diragukan lagi. Di sektor pertanian, beliau melihat ada gejala mengkhawatirkan. Jutaan pemuda ingin jadi PNS, tapi minim sekali yang mau jadi petani.

Maka, untuk mengatasi itu, Nurhadi-Aldo berkomitmen untuk mengangkat petani jadi PNS tanpa melewati jenjang honorer. Lho, nanti kalau semua petani jadi PNS, siapa yang gaji? Ya negara lah dibantu subscribers. Petani yang punya konten bagus dibikinin akun YouTube biar bisa beli Yeezy.

Aspirasi warga yang berkomentar di laman resmi Nurhadi-Aldo juga harus didengar. Menurut petunjuk Bapak, untuk mencegah anggota DPR tidur di ruang sidang, ya bubarkan saja DPR.

Lha, nanti bagaimana bikin undang-undang? Sekarang pun ada DPR, nggak kelar-kelar juga bikin undang-undang. RUU Penghapusan Kekerasan Seksual aja nggak jadi prioritas.

Sebagai tukang urut yang turut menyehatkan kehidupan bangsa, bapak Nurhadi tentu akan konsisten membangun peradaban yang sehat. Hal itu bisa dicapai, apabila kita punya media yang sehat.

Tapi ada pula media yang tidak sehat, hanya mencari klik demi trafik. “Hal itu kadang membuat publik tidak bisa membedakan mana shitpost, mana sebuah informasi. Mereka jarang menyorot hal-hal yang tidak penting.”

Baca juga: Surat untuk Caleg Perempuan, Jangan Berhenti di Kamu!

Tulisan ini juga ingin mengklarifikasi beberapa hal. Misalnya, tuduhan bahwa poros ini ingin merusak mental bangsa dengan legalisasi ganja. Mohon maaf, ini bukan sekadar mengingatkan, info tersebut jelas tidak benar. Mental yang sudah rusak, tak bisa dirusak lagi.

Kalaupun ekstrak tanaman tersebut memiliki keuntungan untuk medis, riset terbaru telah menyebutkan itu. Memang manggis aja yang ada ekstraknya?

Lalu, bagaimana dengan tuduhan bahwa poros ini punya tendensi menormalisasi kecabulan? Lha, cabul memang sudah normal. Belum pernah gabung di grup WhatsApp yang banyak bapak-bapaknya, ya?

Sejauh ini, kita seringkali menyembunyikan kecabulan. Melaknat dan merendahkan perempuan yang ketahuan menjalankan prostitusi, tapi ngarep link video. Menyebut perempuan mesti menjaga aurat, tapi punya folder khusus Bangbross.

Artikel populer: Kenapa Orang Indonesia Takut dengan Seks?

Koalisi ini bertujuan untuk menghancurkan kemunafikan itu semua. Jujur cabul, daripada “aku suci, kalian penuh dosa” tapi ujung-ujungnya minta link bokep.

Koalisi ini juga berharap kepada pihak tertentu untuk berhenti menggoreng isu PKI, yang nyatanya muncul pas mau pilpres. Isu tersebut tidak sehat, memecah persatuan. Hentikan sweeping buku-buku ‘kiri’, karena yang lebih berbahaya adalah buku-buku cara cepat jadi kaya dan segala hal yang mempromosikan kapitalisma.

Kalaupun ada buku ‘kiri’ yang harus dihancurkan, mending Katastrofi Mendunia: Marxisma, Leninisma, Stalinisma, Maoisma, Narkoba. Itu nggak jelas isinya. Pun, jika ada yang harus dibahas ke publik, sebaiknya isu yang diangkat adalah isu kaporit agar jernih seperti kolam pas hari Minggu.

Untuk itu, bangunlah kaum yang terhina, bangunlah kaum yang lapar! Menggelora dendam dalam dada, kita berjuang ‘tuk kebenaran. Hancurkan seluruh dunia lama, kaum budak, bangun, bangun! Kita yang kini hina-papa, akan menguasai dunia.

Mcqueen yaqueen perjuangan penghabisan, bersatu berlawan!

Dildo, pastilah di dunia!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.