Among Us (Innersloth).

Ada yang menyebut kondisi politik dalam negeri terkini sama dengan bermain Among Us, sebuah game yang belakangan ini trending. Sebab ada pengkhianat di antara wakil rakyat dan pejabat.

Among Us bercerita tentang 10 astronaut yang terjebak di pesawat luar angkasa. Para astronaut ini berpakaian beda warna. Di antara 10 crewmate, ada 1-3 pengkhianat yang dijuluki impostor. Crewmate harus menjalankan sejumlah tugas, tetapi juga harus mengungkap siapa pengkhianat di dalam pesawat yang bisa membunuh sesama astronaut.

Selain membunuh, impostor juga bisa melakukan sabotase, seperti mematikan listrik. Ditambah, hak istimewa bisa keluar-masuk vent (semacam lubang angin) untuk sembunyi. Mengingatkan kita kepada napi tipikor yang masih bisa keluar-masuk penjara untuk makan di restoran secara sembunyi-sembunyi.

Sekilas konsepnya mirip dengan gim Werewolf yang beberapa tahun lalu sempat populer. Teknisnya, ada peran jahat yang membunuh pemain lain. Sementara, pemain lainnya harus bertahan hidup sampai akhir untuk menjadi pemenang. Setiap mencari sang antagonis, pemain melakukan voting untuk mendepak tersangka (suspect) dari lokasi permainan.

Baca juga: OK Boomer, Adaptasi ‘Harvest Moon’ ke Dunia Nyata untuk Selamatkan Anak Bangsa

Bedanya, di Among Us, pemain yang sudah mati masih bisa mengikuti permainan sebagai hantu dan gentayangan di pesawat luar angkasa untuk lanjut mengerjakan tugas. Mati bukan berarti berhenti menjadi produktif.

Among Us bisa menjadi sarana untuk orang biasa menunjukkan skill akting. Tampil innocent setelah berbuat jahat, tidak semua orang bisa melakukannya. Apalagi, sampai menggiring opini ketika emergency meeting untuk melemparkan kesalahan kepada pihak lain. Lempar batu sembunyi tangan dan menjadikan orang lain kambing hitam adalah seni permainan ini.

Lantas, bagaimana dengan para selebritas yang sudah mahir memainkan peran atau seleb internet yang sudah biasa menebar gimmick? Di sini, saya coba menebak cara beberapa pesohor jika ikutan main Among Us.

Awkarin

Awkarin yang dulu dikenal dengan citra bad influencer, sekarang mulai berubah. Dari mulai bagi-bagi kotak nasi saat ada demonstrasi sampai giveaway hape sesaat setelah menjadi kontroversi.

Baca juga: Jika Ricis, Abdel, Fiersa, Hingga Najwa Jadi Dosen Pembimbing Skripsi

Seumpama main Among Us, Awkarin kemungkinan bakalan dicurigai sebagai impostor. Sementara, Awkarin hanya bisa menyahut, “Silakan fitnah aku sepuasnya. Kalian semua suci, aku penuh dosa.”

Pamor Awkarin yang naik karena bikin video menangisi mantan, bisa kembali memanfaatkan skill tersebut dalam permainan Among Us. Ketika crewmate berguguran tapi masih belum ketahuan siapa dalang pembunuhannya, dia bisa mengeluarkan emoticon nangis sekebon saat emergency meeting, demi berbelasungkawa untuk crewmate yang sudah jadi hantu.

Crewmate terenyuh dengan sikap Awkarin. Para hantu pun merasa terharu. Namun, di akhir ketahuan bahwa impostor sekaligus pemenang adalah Awkarin sendiri.

Ria Ricis

Seandainya main Among Us, Ricis bisa membuat room tour ruangan di pesawat luar angkasa. Ricis bakalan mengajak kita untuk melihat kafetaria, ruang oksigen, administrasi, navigasi, komunikasi, senjata, dan lain-lain. Membuat Ricis lupa mengerjakan tugas. Sekaligus, melewatkan satu hal penting lainnya, yaitu ada impostor yang mengendap-endap di belakangnya.

Baca juga: Sebelum Iblis Menjemput, Siapkan Aplikasi Tik Tok sebagai Penangkal Teror

Tanpa peringatan sebelumnya, impostor bisa memencet-mencet kepala karakter Ricis bagai squishy sampai game over. Belum selesai room tour, Ricis sudah jadi hantu.

Najwa Shihab

Sebagai jurnalis yang terkenal cerdas dan berani, Najwa Shihab bisa mencecar tersangka impostor dengan pertanyaan yang tajam.

“Sejak awal permainan, Anda terkesan menganggap sabotase bukan ancaman besar. Apakah kini Anda mengakui bahwa kita kecolongan dalam langkah melawan impostor di awal yang seharusnya bisa lebih tanggap? Ataukah, Anda mau langsung mengaku saja bahwa Anda yang melakukan sabotase, dengan kata lain Anda lah impostor-nya?”

Dicecar banyak pertanyaan, sang impostor bisa gelagapan ketika emergency meeting. Belum selesai voting, dia sudah meninggalkan permainan duluan.

Jurnalrisa

Risa Saraswati yang terkenal sebagai Youtuber horor sudah terbiasa berdialog dengan hantu. Bahkan sebelum jadi pembuat konten digital, dia pernah menulis buku tentang pengalamannya punya teman dari kalangan hantu Belanda. Lalu, seri buku tersebut diangkat menjadi waralaba film horor yang berjubel di bioskop.

Artikel populer: Seandainya Seleb Internet Jadi Panitia Ospek Online

Ketika orang lain menerka impostor dalam Among Us pakai ilmu psikologi dan strategi, Jurnalrisa bisa pakai mata batin. Tim Jurnalrisa mendatangi TKP pembunuhan crewmate di pesawat luar angkasa. Lalu, Risa mengajak ngobrol hantu dan bertanya siapa yang membunuhnya. Dengan begitu, terkuaklah kedok sang impostor secara mistis.

Kekeyi

Walaupun pernah terlibat drama percintaan dengan Rio Ramadhan, tidak membuat Kekeyi jadi jago akting. Dia tetaplah gadis yang polos. Bahkan, ketika pacaran dengan Rio pun, netizen bisa langsung tahu bahwa itu hanyalah setting-an. Jauh sebelum Kekeyi klarifikasi sendiri.

Jika main Among Us dan jadi impostor, Kekeyi bisa ketahuan karena sikapnya yang lugu. Namun, apabila jadi crewmate biasa dan dituduh impostor, Kekeyi bisa berdalih, “Keke bukan impostor, impostor, impostor.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini