article
Film Habibie & Ainun 3 (MD Pictures)

Terlepas dari pertemuan Habibie muda dan Ainun belia adalah jodoh yang sudah digariskan Yang Maha Kuasa, kita perlu belajar dari trilogi film Habibie & Ainun perihal mengejar cinta dan merawatnya. Terutama, semangat Rudy Habibie dalam memperjuangkan cintanya untuk Ainun.

Sewaktu muda, Ainun jadi rebutan para mahasiswa di kampus Universitas Indonesia. Salah satu yang mencoba menarik hati Ainun adalah Ahmad yang diperankan oleh Jefri Nichol. Proses kreatif Ahmad mengejar cinta Ainun ini jadi tema utama di film Habibie & Ainun 3. Namun, ending-nya kita sama-sama tahu Ainun menikah dengan Habibie. Judulnya saja Habibie & Ainun, bukan Ainun & Ahmad.

Nah, berikut ini adalah pelajaran dari trilogi Habibie & Ainun yang bisa menjadi kisi-kisi ketika kamu menghadapi gebetan.

  1. Beri kesan yang sulit dilupakan

Pertemuan antara keduanya dimulai ketika Rudy yang ‘meledek’ Ainun sebagai ‘gula jawa’. Rudy memperkenalkan dirinya sebagai sosok yang berbeda dan tidak terang-terangan menunjukkan rasa sukanya. Padahal, lelaki lain tergila-gila pada Ainun sampai bikin kelompok penggemar Ainun segala.

Baca juga: Gebetan Baru dan 4 Tips Menawan sebagai Bekal Menaklukkan Jakarta

Sementara itu, para ‘arjuna’ yang tampil secara tunggal tampak lebih mengena. Termasuk Ahmad yang seakan-akan menjadi pahlawan bagi Ainun yang terancam bahaya. Namun, Rudy lebih bisa bikin Ainun penasaran dengan metaforanya.

Baik Rudy maupun Ahmad, sama-sama mampu mengesankan Ainun. Yang satu datang sebagai ‘hater’, yang lainnya datang sebagai ‘hero’. Sementara yang berbentuk fan club sudah lebih dulu terabaikan.

Ahmad sempat diberikan kesempatan oleh Ainun untuk mendekatinya. Sebelumnya, Ainun pernah didekati oleh Rudy pada sebuah pesta perpisahan SMA. Keduanya bercerita tentang minat dan mimpi masing-masing.

Rudy mampu mengesankan hati Ainun dengan cita-citanya yang (secara harfiah) setinggi langit (karena ingin membuat pesawat). Ainun pun demikian. Ainun yang bertekad menjadi dokter agar bisa menyembuhkan semua orang langsung diapresiasi dan didukung penuh oleh Rudy.

  1. Dukung minatnya dan dengarkan mimpi-mimpinya

Ibunya Ainun sepertinya menyarankan Ainun untuk menjadi bidan. Namun, hati Ainun sudah kecantol dengan profesi dokter. Mengingat fenomena bidan biasanya berjodoh dengan polisi atau tentara, Ainun yang memilih jadi dokter berpeluang besar dipertemukan dengan Rudy yang ilmuwan.

Baca juga: “Jadi, Gebetan Kamu NU atau Muhammadiyah?”

Jika Rudy sudah jelas dengan rencana jangka panjang dan tahu apa yang dilakukannya, Ahmad tampil sebagai sosok yang santai dan fokus menikmati hari ini. Ketika Ainun menanyakan rencana masa depan, Ahmad menjawabnya dengan janji kencan berupa makan malam dan petualangan lainnya. Di sinilah Ahmad salah langkah.

  1. Miliki minat dan cita-cita yang jelas

Dari situlah gebetan bisa menerawang kecerahan masa depannya bersamamu, yaitu dari seberapa serius dirimu mengejar mimpi.

Ahmad, selain santuy, juga mengaku punya rencana untuk mengajak Ainun pergi dari Indonesia. Alasannya, di negeri ini potensi Ainun tidak dihargai. Bakat Ainun terlalu besar untuk rakyat Indonesia yang masih berpikiran sempit. Padahal, Ainun belajar keras untuk jadi dokter agar ilmunya berguna bagi nusa dan bangsa. Bukan justru lari dari panggilan mengabdi di Tanah Air.

Persoalan ini mirip dengan film Rudy Habibie ketika Rudy harus melepas cinta masa kuliahnya di Jerman. Alasannya sama. Rudy lebih mencintai negerinya dan ingin mengabdi. Konklusinya, Rudy dan Ainun cocok karena sama-sama nasionalis.

Baca juga: Selain Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Kerja Bertepuk Sebelah ‘Passion’ adalah Kesengsaraan

  1. Cintai negeri, sebelum mencintai gebetan

Cara-cara manis yang dipelajari oleh Jefri Nichol dari film Dear Nathan dan film remaja lain yang dibintanginya pun dipraktikkan di sini. Seperti boncengan naik motor berdua mengelilingi kota, lalu kencan sambil hujan-hujanan. Ahmad membiarkan Ainun kehujanan sampai basah kuyup. Ahmad tidak begitu perhatian dengan kesehatan Ainun. Yang penting romantis, masuk angin urusan belakangan.

Sementara, Rudy justru mengajak Ainun menghindari rintik hujan dengan naik becak berdua yang bagian depannya ditutup plastik. Di atas becak itulah, Rudy melamar Ainun. Sederhana, tapi mantap jiwa!

Walaupun tahu Ainun pernah berkencan dengan Ahmad, Rudy bisa menerimanya sebagai masa lalu yang perlu dihargai. Sama sepertinya yang di masa lalu pernah terlibat cinta segitiga antara Rudy, Ilona, dan Ayu di film Rudy Habibie.

Artikel populer: Baiklah, Sekarang Kita Bicara Cinta dengan Logika Kepemilikan

  1. Berdamai dengan masa lalu, fokus ke masa depan

Ketika memutuskan bersama, masing-masing pasangan harus punya komitmen untuk itu. Dengan prinsip tersebut, kisah cinta Habibie & Ainun pun langgeng. Kekuatan cinta mampu menghadirkan kesetiaan yang merekatkan dua hati hingga ajal memisahkan.

Eyang Habibie tak hanya mengajari generasi muda tentang pentingnya kegigihan dalam meraih cita-cita, tapi juga menunjukkan cara yang benar dalam mengejar cinta dan merawatnya dengan sepenuh hati.

Gombalan Rudy Habibie kepada Ainun ternyata punya punchline. Di awal atau set up, Rudy bilang ‘gula jawa’ ke Ainun. Ketika cinta bersemi, Rudy merevisi pernyataannya tersebut menjadi ‘gula pasir’.

Sebab itu, nanti jangan lupa kasih punchline!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini