BTS. (HYBE Labels)

Sebuah restoran cepat saji menggebrak dunia lewat promo terbarunya. Mereka ‘menelurkan’ paket makanan yang merupakan kerja sama dengan BTS, boyband asal Korea Selatan. Ini jelas menjadi kabar menggemparkan, baik bagi Army (penggemar BTS) ataupun warga sipil alias bukan Army.

Paket makanan yang dimaksud disajikan dalam kemasan berlogo BTS berisi 9 buah chicken nugget, seporsi kentang goreng, dan segelas soda. Yang membuatnya berbeda adalah dua saus tambahan dengan cita rasa Korea, yaitu saus cajun dan cabai manis. Pembeli juga bisa mendapatkan photocard BTS, hanya jika sudah membeli merchandise resmi di situs yang ditunjuk.

Sayangnya, hari pertama paket makanan versi BTS ini dirilis tidak berjalan mulus-mulus amat. Beberapa gerai restoran tadi terpaksa disegel dan ditutup karena menimbulkan kerumunan. Meski begitu, kita patut mengacungi jempol kepada Army yang dengan bijaksana juga memikirkan kebahagiaan para driver jasa antar makanan online. Beberapa Army menyiapkan hadiah berupa makanan ringan, bahkan mengantarkan pasokan air minum dan menggalang dana donasi untuk para driver!

Baca juga: Ujian Sesungguhnya Penggemar K-pop, Bukan Persoalan Cinta Searah

Berkat kekerenan para Army inilah, saya membeli satu paket makanan BTS ini dan jadi berandai-andai selagi mengunyah nugget-nya. Apa jadinya kalau BTS bekerja sama dengan lebih banyak produk lokal di Indonesia?

Pertama, jika BTS bekerja sama dengan warung pecel lele.

Gebrakan ini dimulai dengan perombakan spanduk pecel lele di warung-warung terdekat. Kemungkinan besar, kita akan melihat lukisan tujuh member BTS bersanding dengan menu makanan: Jungkook pada ayam, RM pada ikan bawal, Suga pada lele, Jin pada ati-ampela, Taehyung pada bebek, J-Hope pada ikan nila, dan Jimin pada lalapan.

Tapi, tunggu dulu, tentu saja hal ini akan mendapat atensi yang sepadan. Seperti riuh perkara protes Arie Kriting atas penunjukan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai ikon PON XX Papua, gebrakan BTS x Warung Pecel Lele mungkin juga bakal dihujani kritik, termasuk dari pelukis spanduk pecel lele. Sudah susah payah membangun branding dari awal dengan lukisan ayam dan ikan lokal, kenapa mesti ketambahan 7 model beneran? Bukankah orang lokal yang tahu kenikmatan makan pecel lele pakai tangan? Atau, dalam keluhan mereka yang lain, “Yah, harus bikin template baru lagi deh buat lukisan spanduk!”

Baca juga: Untuk ‘Moms’ yang Merasa Cemas dengan K-Pop

Kedua, jika BTS bekerja sama dengan warung ayam geprek.

Konon, makanan ini ditemukan secara tak sengaja pada tahun 2003 saat Bu Rum, seorang pengusaha warung di Yogyakarta, diminta pelanggannya untuk menambahkan sambal di atas ayam tepung. Ayam geprek lantas berkembang menjadi makanan populer dan penuh kreasi, misalnya ayam geprek keju, ayam geprek mozzarella, dan ayam geprek sambal matah.

Sebagai budaya lokal, ayam geprek akan menghadirkan warna baru seumpama dipromosikan bersama BTS. Mengingat fandom BTS memiliki warna resmi berupa warna ungu, sambal di ayam geprek pun bisa diekstrak dari terong yang masih segar.

Baca juga: Banyak Cara Bersolidaritas: Ganyang Rasisme dengan Ddu-du Ddu-du

Pilihan lain, BTS bisa ‘mengawinkan’ ayam geprek dengan gochujang, pasta pedas Korea yang warnanya merah menyala. Semakin banyak dikonsumsi, semakin pedas pula rasanya. Jadi di ayam geprek gochujang-nya BTS ini, pelanggan tak lagi memesan makanan dengan menyebut banyaknya jumlah cabe yang mereka inginkan, melainkan, “Eomeoni, ayam geprek satu, gochujang-nya setengah sendok, ya. Jebal, jangan diketawain, saya nggak kuat pedes.”

Ketiga, jika BTS bekerja sama dengan produsen kaus dan jaket kekinian.

Belakangan, kaus lokal tengah menjadi primadona. Di mana-mana, hampir selalu ada orang mengenakan keluaran kaus terbaru, misalnya yang bermerek “Vertigo”. Selain kaus, mereka umumnya mengadaptasi pakaian lain, termasuk jaket. Salah satu jenis jaket yang tengah digandrungi adalah jaket sukajan.

Artikel populer: Apa yang Sudah Selesai, Ya Harus Selesai: Running Man

Jaket sukajan adalah jaket bergaya bisbol yang diberi tambahan aksen bordir sutra bermotif nuansa Jepang. Jika produsen jaket lokal bekerja sama dengan BTS, jenis jaket tadi tentu menjadi andalan. Bergaya jaket bisbol, semua jaketnya akan diberi aksen bordir sutra berbentuk member BTS. Namun, hanya dua orang yang boleh menjadi template bordir, yaitu Suga dan Seok-jin. Sebab jaket ini akan diproduksi dengan nama “Jaket Sugajan” dan “Jaket SukaJin”.

Tak ada yang tidak mungkin dari bayangan tentang kerja sama BTS dengan produk lokal tersebut. Saya yakin kamu, para Army, akan menyetujuinya sepenuh hati kalau ini akan membuat oppadeul lebih dekat dengan kita. Semua Army, kecuali Sisca Kohl.

Sebab sepertinya Sisca Kohl hanya akan setuju pada kemungkinan nomor 1 dan 2, tapi tidak dengan nomor 3. Kenapa? Karena akui saja, sebuah jaket kan tidak bisa diblender sampai menjadi cairan dan diproses menjadi es krim varian terbaru untuk konten videonya di TikTok.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini