Dilan 1991 Pecah Sejak dalam Trailer. Andai Dilan Pacaran dengan Milea pada...

Dilan 1991 Pecah Sejak dalam Trailer. Andai Dilan Pacaran dengan Milea pada 2019

Trailer Dilan 1991 (MAX Pictures)

Trailer Dilan 1991 memicu polemik di internet, seperti film pendahulunya, Dilan 1990. Timbul keraguan warganet terhadap keseluruhan film Dilan 1991 yang akan tayang di bioskop pada 28 Februari 2019, karena chemistry antara Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla mulai memudar.

Mungkin alasannya, saat Iqbaal sedang sibuk-sibuknya menimba ilmu di Negeri Paman Sam, Vanesha malah sibuk menjemput rezeki pada awal tahun 2019. Eh, beda Vanessa ya?

Sejak main bersama di film #TemanTapiMenikah, Vanesha cinlok dengan Adipati Dolken. Kemesraan antar keduanya pun kerap diumbar. Misalnya, perbincangan via sambungan telepon antara Adipati dan Vanesha yang direkam dan diunggah di YouTube.

Dalam rekaman tersebut, Adipati mengucapkan selamat ulang tahun kepada Vanesha dengan kata-kata sederhana tapi berkesan. Jadi, semanis apapun akting Iqbaal di film Dilan 1991, tetap kalah dengan aksi tulus Adipati di kehidupan nyata.

Di Instagram, Adipati mengunggah multiple photos anggota keluarganya dan anggota keluarga Vanesha bersama pasangan masing-masing. So sweet banget. Dengan dimanjakan seperti itu, Vanesha bakalan menjaga perasaan Kang Adi.

Dia bisa saja merasa selingkuh kalau aktingnya natural banget saat jadian dengan Iqbaal di film. Jadi, adegan mesra-mesraannya nggak begitu ngegas. Akibatnya, ketika memerankan Dilan dan Milea, keduanya bisa jadi lebih canggung dibanding film pertama.

Baca juga: Resolusi untuk Film Nasional, Salah Satunya tentang Dilan 1991

Namun, di trailernya masih diperlihatkan Dilan yang tetap romantis dengan caranya sendiri. Lengkap dengan kutipan manis. Misal, “Nanti kalau jaket ini aku pinjemin, aku sakit. Kalau aku sakit, siapa yang jagain kamu?”

Atau, kutipan ini, “Kalau aku jadi presiden yang harus mencintai seluruh rakyatnya, maaf aku pasti tidak bisa. Karena aku cuma mencintai Milea.”

Meskipun banyak yang skeptis, trailer Dilan 1991 tetap ‘pecah’ di YouTube. Iqbaal melalui karakter Dilan juga masih punya peluang untuk mengejutkan penonton seperti di film Dilan 1990.

Terlebih, jalan ceritanya yang kemungkinan tidak pasaran, seperti halnya sekuel AADC yang bagian akhirnya ketebak. Bersama Dilan 1991, Pidi Baiq tampaknya ingin mengajak kita untuk menjadi lebih dewasa dari tahun sebelumnya.

Sebenarnya, seberapa pun cringe-nya film Dilan 1991 nanti, masih lebih awkward lagi kalau latar waktu kisah asmara Dilan dan Milea terjadi pada 2019. Bakal seperti apa? Mungkin begini…

***

Sepulang sekolah, Dilan naik motor membonceng Milea sembari ngegombal seperti biasa. Dilan bertanya kepada Milea, “Cita-citamu apa sih?”

“Pengusaha sukses. Kamu?” kata Milea.

“Menikah dengan pengusaha sukses,” jawab Dilan. “Biar kecipratan.”

“Dasar missqueen.” Milea menepuk helm Dilan sampai kacanya turun.

Baca juga: Karena Menyatakan Cinta dan Ngegombal Adalah Hak Siapa Saja, termasuk Perempuan

***

“Bandung mah sekarang menyenangkan ya,” kata Dilan lagi.

“Iya,” sahut Milea. “Karena ada aku, kan?”

“Bukan. Sejak ada Kang Emil. Bahkan, nggak cuma Bandung, seluruh Jawa Barat jadi lebih menyenangkan,” ujar Dilan.

“Ih, kamu buzzer ya?” celetuk Milea.

***

“Boleh nggak kalau aku nggak suka kamu ikut-ikutan geng motor?” Milea mengancam.

“Senakal-nakalnya anak geng motor, mereka juga tetap ikutan sahur pas bulan puasa, sahur on the road, ya walaupun ada yang nggak puasa.” Dilan menenangkan kekasihnya.

Ketika sampai di depan rumah Milea, Dilan menawarkan sesuatu, “Cium-cium ikan, jangan?”

“Apaan tuh?” tanya Milea bingung.

Dilan menunjukkan video di ponsel yang ada Revina VT sedang kenyot-kenyot tangan sang pacar, Young Lex.

Milea menolak, “Moh! Mending aku cium ubin mushola. Suci.”

***

Sejak itu, Milea agak ilfil dengan pacarnya yang hidup serba swag itu. Apalagi, ketika Milea tahu Dilan berencana nonton konser Black Pink. Kontan, Milea melarang.

“Kamu mau nonton Be-eP ya?” serang Milea.

“Hah? Nggak, aku nggak hobi nonton Blue Pilem,” elak Dilan.

“Maksudnya Black Pink,” kata Milea.

“Kata siapa, Lisa?” tangkis Dilan.

“Aku Lia, bukan Lisa! Dasar Blink!” Milea marah.

“Eh, maap. Typo. Mulutku tadi auto correct.” Dilan segera memegang bibirnya untuk membetulkan setting lisannya.

Baca juga: Untuk ‘Moms’ yang Merasa Cemas dengan K-Pop

“Pokoknya, kalau kamu nonton Black Pink, aku nggak mau ketemu kamu lagi.” Milea kembali mengancam.

“Aku bingung, Lia. Apa salahnya cowok suka Black Pink?” tanya Dilan heran.

“Aku nggak suka ya kalau kamu suka lihat rok mini,” tandas Milea, lalu beranjak pergi.

“Kamu mau kemana, Lia? Mau bikin petisi lagi?” kejar Dilan.

***

Ketika Dilan menarik tangan Milea, muncul seorang cowok menengahi, “Ada apa, Mas?” tanyanya.

Dilan cemberut, lalu pergi meninggalkan Milea dengan cowok lain.

Ketika di konser Black Pink, Dilan bertemu dengan Milea bersama teman cowoknya itu. Ternyata maksud Milea melarang Dilan nonton Black Pink karena takut ketahuan jalan dengan cowok lain. Sedih akutu.

Keesokan harinya, Milea menanyakan apakah Dilan cemburu padanya. Dilan pun menjawab, “Aku nggak pernah cemburu, Lia. Aku cuma bisa mencintaimu. Tapi nggak tahu kalau sore.”

Lalu, Dilan pergi lagi meninggalkan Milea untuk selanjutnya bikin thread di Twitter: buka aib mantan.

Artikel populer: Macam-macam Gaya Mencoblos Berdasarkan Film Favorit

***

Sepulang sekolah, Milea berinisiatif menemui Dilan di rumahnya. Kebetulan sedang ada ayahnya Dilan. Milea pun diajak makan bareng dan ditanya tentang pilihan hatinya.

“Kenapa kamu suka sama Dilan?” tanya ayahnya Dilan.

“Nggak ngerti deh,” jawab Milea sambil nyengir kuda.

“Susah ya kalau sudah hobi,” pungkas ayahnya Dilan.

Namun, di rumah Dilan, Milea bikin video klarifikasi untuk channel YouTube milik berdua. Judulnya: “Alasan kami selesai…”

***

Suatu waktu, ketika Milea mengirim chat di WhatsApp untuk ngajak balikan, Dilan membalasnya seperti ini: “Hore, hari ini kamu dapat pinjaman Rp 2 juta tanpa jaminan. Butuh dana cepat? Klik di sini.”

Milea mengerti kelakuan Dilan menjadi seperti itu karena sedang kerja serabutan untuk melunasi utang tiket konser Black Pink. Sebab, bayarnya pakai uang angsuran motor teman segeng.

Tidak selesai sampai situ, Dilan memasang spanduk caleg di kelas Milea. Dilan terpaksa ambil job sebagai tim sukses. Teman sebangku Milea pun memberitahu, “Caleg di foto itu ngelihatin kamu terus. Kayaknya minta dicoblos.”

Milea merasa kesal karena Dilan hard selling begitu. Apalagi, Dilan mengirimi Milea pesan berantai di WhatsApp. Judulnya: “20 Alasan Kami Memilih Caleg Partai Bukan Kaleng-kaleng”.

Di akhir pesan, penerimanya disuruh menyebarkan pesan itu ke 100 kontak. Jika tidak disebarkan atau kurang dari 100, penerima pesan akan cilaka 12; ujian akhir sekolahnya tidak lulus, tidak diterima di PTN favorit, tidak lolos tes CPNS, telat menikah, sulit memiliki momongan, dibenci mertua, diomongin tetangga, ditekan atasan, gaji di bawah UMK, dan ketinggalan terus flash sale di Bukalapak dan Tokopedia.

Milea langsung blokir Dilan.

Dilan tak kehabisan akal. Dia mengirim surat untuk Milea:

“Kalau aku jadi presiden yang harus mencintai seluruh rakyatnya, maaf aku pasti tidak bisa. Calon ibu negara udah diambil cowok lain.”

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.