Ilustrasi komedi (Image by Avi Chomotovski from Pixabay)

Sering kali orang-orang ‘serius’ begitu mudah distigma oleh mereka yang merasa sedang melucu. Mereka kecewa karena ‘guyonannya’ ternyata dianggap nggak lucu, bahkan menyinggung. Alih-alih berbesar hati mengakui bahwa itu keterlaluan dan minta maaf, mereka malah bilang, “Lo aja kali yang baperan!”

Nggak cuma itu, terkadang ditambah dengan ancaman, “Orang baperan gak punya teman, loh!” Seakan-akan orang yang tersinggung nggak punya hak untuk marah dan menegur, sementara mereka yang melontarkan ‘candaan’ berusaha agar terkesan tidak bersalah. Hmmm… Gaslighting?!

Okelah, hidup memang nggak melulu harus dijalani dengan serius. Kita memang butuh bahan candaan biar santuy kalau kata anak kekinian. Tapi kalau itu sih, orang yang bahkan dianggap paling serius dan nggak asyik pun, sebenarnya sudah tahu. Cek diri sendiri dulu aja. Yakin kamu sendiri nggak baperan? Lah, buktinya merasa tersinggung juga ketika ada orang yang menganggap candaanmu nggak ada lucu-lucunya.

Baca juga: Bucin atau Tidak, Hati-hati dengan ‘Gaslighting’

Selain itu, bisa jadi candaanmu sebenarnya toksik alias ‘beracun’. Misalnya candaan atau lelucon seksis, misoginis, dan bodyshaming. Atau, mungkin juga orang lain memang nggak paham dengan gayamu bercanda, kan belum tentu cocok untuk semua orang. Jadi nggak perlu serampangan melabeli seseorang.

Stand-up comedian saja, nggak ada yang maksa-maksa penontonnya untuk ketawa. Padahal, jelas-jelas guyonan mereka kadang salty banget. Selain nggak profesional, namanya juga risiko profesi. Lantas, ada gitu yang komedian juga bukan, tapi ngarep dianggap lucu? Apapun reaksi orang, semestinya itu diyakini sebagai sesuatu yang objektif.

Ini mungkin kamunya aja yang malah nggak asyik, bukan orang-orang ‘serius’ yang menganggap guyonanmu nggak lucu, bahkan toksik itu. Lagi pula, sebagaimana kita butuh orang yang benar-benar melucu, mereka yang serius juga punya peran yang sama dalam pusat tatanan dunia penguasa empat elemen angin, air, tanah, dan api. Heuheu…

Baca juga: Kamu Bercandanya Seksis dan Itu Nggak Ada Lucu-lucunya

Ada untungnya juga kok berteman dengan orang-orang ‘serius’ daripada melabeli mereka sebagai sosok yang nggak asyik dan nggak bakal punya teman. Ini dia buktinya:

Lebih jujur dan nggak akan buang-buang waktumu

Pernah kesal dikerjain sama temanmu, padahal ketika itu kamu sedang nggak mood atau ingin serius curhat? Nah, orang ‘serius’ nggak akan kayak gitu sama kamu. Mereka lebih jujur dan nggak suka buang-buang waktu. Intinya, mereka ngomong A, nggak bakalan mendadak berubah jadi Z dengan alasan: “Cuma bercanda, njirr..”

Kalau sudah ketawa, berarti jokes kamu beneran lucu

Orang serius nggak punya selera humor? Kata siapa? Ada, tapi mungkin nggak kayak kamu yang dikit-dikit dijadikan konten demi viralitas. Perkara orang bakal tersinggung alias baperan itu urusan belakangan. Meski selektif dan mungkin menurutmu langka, sekalinya mereka ketawa atas leluconmu, berarti mereka beneran anggap kamu lucu.

Baca juga: Sebab Humor Adalah Cara Agar Kita Tak Lupa Berpikir

Reaksinya bisa menunjukkan kalau sebenarnya kamu pun baperan

Kok bisa? Ya, ibarat maling teriak maling, yang baper teriak baper. Kalau yakin kamu nggak ‘sebaper’ mereka, kenapa balik marah saat mereka nganggep jokes kamu aneh atau bahkan toksik? Ya kalaupun nggak mau minta maaf, nggak apa-apa. Cuma lucu saja kalau sampai lupa berkaca.

Lebih percaya diri dan cenderung nggak peduli omongan nggak jelas

Nah, mungkin ini bisa kamu jadikan panutan. Banyak yang salah kaprah karena menganggap bahwa percaya diri itu berarti membiarkan orang ngomong apa saja dan mereka nggak bakal tersinggung. Justru, orang pede juga termasuk si ‘serius’ yang berani menegur orang yang hobi melontarkan jokes seksis, sekaligus nggak takut dibilang baperan.

Hayoo, kamu sendiri gimana? Yakin udah pede dengan dirimu sendiri, meskipun leluconmu belum tentu dimengerti semua orang dan malah dianggap ‘nggak banget’?

Artikel populer: Suka Ledekin Orang yang Melajang, tapi kalau Kepepet Suka Pinjam Uang

Sebagai pengingat kalau nggak semua hal bisa jadi bahan candaan

Manfaat dari orang-orang ‘serius’ paling akhir ini justru sering terabaikan. Ngaku deh, kadang kamu suka terbawa suasana atau pusing cari ide konten biar viral, makanya asal bikin jokes yang nggak peka. Nah, orang ‘serius’ ada untuk mengingatkan kamu kalau nggak semua hal bisa jadi bahan candaan.

Misalnya, konten video yang mempermalukan orang lain biar yang nonton pada ketawa. Yakin kamu masih bisa ketawa kalau kamu yang dipermalukan di video tersebut? Yakin nggak bakal standar ganda?

Buat kamu yang mudah melabeli orang ‘serius’ itu baperan, jangan lupa sekali lagi cek guyonanmu. Kalau menurutmu nggak ada yang aneh, ya udah. Tapi nggak perlu maksa mereka untuk ketawa, apalagi sampai mengancam kalau mereka nggak bakal punya teman. Toh, nggak ada juga yang maksa kamu harus berteman sama mereka bila nggak suka.

Ada masalah?

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini