Harley Quinn (Warner Bros)

Entah apa yang terjadi antara Joker dan Harley Quinn sampai mereka putus di film semesta DC berjudul Birds of Prey (and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn). Apakah Joker versi Jared Leto begitu depresi dengan dominasi kesuksesan Joaquin Phoenix memerankan Joker? Lantas, ia merasa perlu evaluasi diri dan berbenah.

Kebayang Joker menyudahi hubungan asmaranya dengan Harley Quinn sang partner in crime dengan alasan: “Maaf, aku mau fokus karier dulu.”

Yang jelas, Harley Quinn (Margot Robbie) mencoba merayakan putus cinta dengan caranya sendiri. Sebagai anti-hero yang sudah diperkenalkan di film Suicide Squad, ia cukup nyentrik dan berkelas. Selain pamornya terbantu naik karena popularitas sang kekasih, Harley sendiri sebenarnya punya kisah hidup yang lumayan mind-blowing.

Harley dapat gelar PhD di jurusan psikologi, lalu kerja di RSJ Arkham. Nah, di sanalah, ia bertemu dengan Joker yang jadi pasiennya. Bukannya menyembuhkan Joker, Harley justru ‘tertular’ kegilaan sang pangeran badut Gotham City itu. Harley jatuh cinta dengan Joker, ditandai dengan menjatuhkan diri ke cairan berbahaya di sebuah pabrik kimia.

Baca juga: Joker dalam Keseharian Kita dan Bagaimana Ia Tercipta

Namun, bukan berarti Harley Quinn lupa begitu saja dengan ilmu yang dipelajari di kampus, bahkan diterapkan dengan baik saat ia menenangkan diri pasca putus dengan Mr J. Ya, salah satu cara move on adalah menghindari menyebut nama sang mantan kekasih. Jika terpaksa, gunakan inisial saja. Apalagi, kalau mantanmu adalah Lord Voldemort.

Jika Joker versi Joaquin Phoenix jadi jahat karena sebelumnya ia adalah orang baik yang tersakiti, Harley Quinn jadi nggak jahat-jahat amat karena ia adalah orang jahat yang diputusin.

Ketika masih berstatus pacarnya Joker, Harley bisa berbuat jahat seenaknya karena berlindung di balik kekuasaan Joker. Tanpa Joker, Harley adalah public enemy yang diincar banyak orang sekota yang menunggu waktu untuk membalas dendam.

Namun, Harley ingin membuktikan dirinya bisa mandiri tanpa sang mantan kekasih. Dia juga punya beberapa cara yang asyik untuk merayakan putus cinta. Mungkin kamu perlu tahu.

Baca juga: Yang Luput dari Fenomena Joker soal Standar Orang Baik dan Orang Jahat

Menghancurkan kenangan tentang mantan

Bisa jadi di antara kita masih ada yang menyimpan barang pemberian mantan. Atau, malah memakainya karena masih berguna alias masih sayang kalau dibuang, uhukk. Namun, tidak semua orang se-nggak mau rugi begitu. Setidaknya Harley Quinn tidak demikian.

Untuk menandakan selesainya hubungan percintaan dengan Joker, Harley membuang kalung berinisial “J” alias kenang-kenangan berbau mantan. Yang lebih bombastis, ia sampai meledakkan pabrik kimia yang dulu jadi monumen berseminya cinta mereka.

Tapi, yang terakhir, sangat tidak direkomendasikan. Sebab kita tidak tinggal di Gotham.

Hati boleh patah, perut jangan kosong

Sewaktu patah hati dan sedang bokek-bokeknya, Harley menggunakan sisa uang terakhirnya di dunia untuk membeli makanan favoritnya. Ia tak lupa kebutuhannya sebagai makhluk hidup. Karena manusia tidak bisa berfotosintesis, maka ia mendatangi penjual makanan untuk pesan roti lapis.

Jika putus cinta bikin nggak nafsu makan atau malah sengaja menghukum diri sendiri dengan nggak makan sampai berhari-hari, itu sudah kuno.

Baca juga: Menjadi ‘Survivor’ Patah Hati, Termasuk dari Teman yang Positif tapi Beracun

Jangan menunggu air mata habis hanya untuk menikmati makanan yang bisa memanjakan lidahmu. Walaupun sudah tidak ada yang mengingatkan makan, masih ada aplikasi Ojol yang setia membunyikan notifikasi bahwa sedang ada promo ongkos kirim untuk order makanan.

Cari kesibukan dan pekerjaan baru

Harley Quinn tidak mau lama-lama menangisi kepergian sang mantan. Ditambah, ia ingin dikenal sebagai dirinya sendiri, bukan sebagai partner sang mantan yang selama ini citra tersebut disematkan padanya. Harley ingin berdikari.

Daripada waktunya dipakai memerah kelenjar air mata, ia coba mencari kesibukan dan pekerjaan baru: menjadi pencari barang hilang. Kliennya adalah lelaki misoginis bernama Black Mask. Barang yang dicari adalah berlian yang dicuri pencopet cilik Cassandra Cain.

Dari pekerjaan baru itulah, Harley bertemu dengan para pejuang emansipasi perempuan di tanah jahanam Gotham, kota yang terkontaminasi racun maskulinitas. Harley berteman dengan Renee Montoya, polwan yang dicurangi di kantornya. Huntress, perempuan misterius yang datang untuk ‘mengadili’ para penjahat yang membunuh keluarganya. Black Canary yang dijadikan perhiasan sangkar madu oleh bosnya dan suara emasnya tidak benar-benar didengarkan.

Artikel populer: Panduan Mengakhiri Cinta Segitiga yang ‘Complicated’, dari Kisah Si Doel

Menjalin hubungan baru

Menjalin hubungan baru tidak melulu tentang cari pacar lagi sebagai pengganti mantan. Kamu bisa saja mengikuti cara Harley Quinn yang memutuskan untuk memelihara hewan. Harley memelihara seekor hiena yang dinamai seperti nama asli Batman, yaitu Bruce. Hmmm…

Bisa juga bersosialisasi dengan lingkaran pertemanan yang baru. Seperti yang dilakukan Harley sampai akhirnya terbentuk kelompok Birds of Prey. Dengan terjalinnya kerja sama antar perempuan itulah, Harley mengerti bahwa cewek bersatu tidak bisa dikalahkan.

Jadi, kalau memang belum punya hubungan percintaan, masih ada hubungan pertemanan yang juga layak diperjuangkan. Setuju, kan?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini