Sunday, 27 May 2018
Penulis Oleh The Conversation

The Conversation

The Conversation
16 ARTIKEL 0 KOMENTAR
Disiplin ilmiah, gaya jurnalistik.

6 Tangga Menuju Bom Bunuh Diri

Berdasarkan teori psikologi Fathali Moghaddam dari Georgetown University.

Ketika Teroris Mengorbankan Anaknya, Apa yang Bisa Dilakukan?

Saya meneliti tentang peran keluarga dalam menciptakan para ‘jihadis’.

Anak Muda Amerika Menolak Kapitalisme, tapi Tak Yakin dengan Sosialisme, lalu Apa Penggantinya?

Sebesar 51% anak muda yang berusia 18 sampai 29 tahun tidak lagi mendukung kapitalisme. Hanya 42% yang mengatakan mereka mendukungnya, sementara hanya 19% yang mau menyebut diri mereka kapitalis.

Menghitung Peluang Calon Perempuan dalam Pilkada 2018

Banyak perempuan memperebutkan posisi wakil wali kota, diikuti dengan wali kota. Sedangkan perebutan jabatan gubernur, hanya diikuti dua calon perempuan.

Tak Perlu Asli, yang Penting ‘Selfie’

Dulu orang datang ke Kotagede, Yogyakarta, untuk menyambangi makam pendiri Mataram atau membeli kerajinan perak. Sekarang hanya untuk mengambil foto pintu dan jendela lawas dari rumah-rumah kuno di sana. Setelah itu, mereka mendistribusikannya di Instagram.

Punk Tak Lagi Berideologi Kiri, Sebagian Menjadi Islami

Pendulum gerakan punk di Indonesia telah berayun, karena dipengaruhi perubahan sosial, politik, dan ekonomi.

Cerita Perempuan Prancis setelah Menanggalkan Niqab

Hanane dan Alexia mengenakan niqab selama lima tahun.

Sebaiknya Kita Berhenti Menggunakan Label ‘Orang Gila’

Banyak tokoh maupun media yang melabeli terduga pelaku penyerangan pemuka agama dengan sebutan “orang gila”. Tepatkah penggunaan kata “gila” dalam konteks tersebut?

Nasib Klub Sepak Bola Australia Milik Bakrie dan Nomor Kaos yang Lepas

Akhir-akhir ini, media di Australia gencar melaporkan permasalahan tim Brisbane Roar, klub sepak bola di Australia yang dimiliki oleh kelompok usaha Bakrie dari Indonesia.

Sejak Dulu, Orang memang Tergila-gila dengan Kesatria Perempuan

Usaha budaya pop untuk menunjukkan pahlawan perempuan sebagai feminis tidak bisa menghilangkan fantasi seksual global selama ribuan tahun.

SOSIAL