Running Man (SBS).

Sebelum BTS dan Blackpink debut, masing-masing pada 2013 dan 2016, Running Man telah menjadi kecintaan banyak orang – meski bergerak di bidang berbeda. Running Man bukan grup vokal, melainkan variety show Korea yang dimulai sejak 2010 dengan episode pertama berisi enam member pria dan dua member perempuan. Seiring berjalannya waktu, Running Man akhirnya mengukuhkan diri dengan tujuh member.

Ada banyak misi dan permainan di acara tersebut. Pada setiap episode, temanya akan berganti. Member kadang diberi tugas berkelompok atau individu. Bintang tamu yang datang umumnya merupakan aktor, aktris, atau penyanyi yang juga dinantikan banyak penggemar. Yang juga menarik dari Running Man, seorang idola yang kelihatan cool dan tak tersentuh, mendadak tampak manusiawi dan menyenangkan.

Satu dari sekian member aktif Running Man bernama Lee Kwang-soo: paling tinggi, paling sering terlihat curang dan berkhianat dalam menjalankan misi, tapi jadi salah satu yang paling dicintai. Caranya bergerak mengikuti musik membuat beberapa orang terkenang boneka di toko cat daerah Yogyakarta: lentur, tapi lucu.

Baca juga: Ujian Sesungguhnya Penggemar K-pop, Bukan Persoalan Cinta Searah

Namun, karena kecelakaan pada 2020, Kwang-soo mengalami masa-masa sulit untuk melanjutkan aktivitas di Running Man yang memang mengutamakan fisik, kayak pelajaran Penjaskes di sekolah. Melalui diskusi panjang, akhirnya ia resmi mengumumkan bahwa dirinya keluar dari Running Man per Mei 2021 – mengikuti jejak member yang sudah keluar sebelumnya, yaitu Vincenzo – eh, maksudnya Song Joong-ki dan Kang Gary.

Kepergian tak pernah mudah, termasuk mundurnya Kwang-soo yang ekspresi mukanya saja sudah bisa bikin ketawa. Penggemar langsung galau. Siapa yang nanti kebagian persona selucu dan selicik Kwang-soo? Bagaimana nasib member Song Ji-hyo yang dikenal dekat dengannya bagaikan saudara kandung? Apa yang akan terjadi pada Easy Brothers – duo lucu-lucuan yang Kwang-soo buat dengan member lainnya, Suk-jin?

Sederhananya, bakal jadi seperti apa Running Man tanpa Kwang-soo?

Sekali lagi, kepergian tak pernah mudah. Namun, sayangnya, kesedihan kadang mengaburkan kita pada apa yang sebenarnya menjadi penting. Menurut agensi yang menaunginya, Kwang-soo membutuhkan istirahat yang cukup untuk pemulihan mental dan fisiknya.

Baca juga: Maunya Tetangga Kayak di Drakor Reply 1988, Nyatanya Tetangga Masa Gitu?

Di lain kesempatan, jauh sebelum kabar itu muncul, member Running Man lainnya – Ha Ha – juga pernah menyebutkan betapa fisik member dituntut prima untuk acara ini, sedangkan kondisi tubuh mereka tentu tak sebugar saat di episode pertama.

Mundurnya Kwang-soo dari Running Man merupakan kehilangan besar, tetapi itu juga menjadi solusi paling masuk akal kalau kita masih ingin melihat Kwang-soo dalam keadaan sehat. Kadang-kadang, seseorang butuh rehat panjang ataupun pendek untuk kebaikan dirinya sendiri.

Sayangnya, prinsip tersebut tak dipegang teguh oleh beberapa petugas kesehatan di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Lho, apa hubungannya?

Begini, Kwang-soo keluar dari Running Man untuk alasan kesehatan – agar kelak dirinya bisa lebih sehat. Tapi kalau petugas kesehatan tadi, ini parah sih, alat swab antigen yang sudah digunakan dan seharusnya dibuang keluar ternyata malah dipakai lagi setelah dicuci dan dibungkus ulang. Orang yang semula sehat, malah bisa jadi sakit!!!!!!!!!!!

(Silakan masukkan umpatan di sini)

Baca juga: Kiat-kiat dari Alice in Borderland untuk Bertahan Hidup Selama Pandemi

Penggunaan alat rapid test antigen bekas itu berbahaya. Tindakan tersebut bisa mengakibatkan perpindahan virus. Harga alat tesnya sebenarnya nggak mahal-mahal banget, tapi kenapa beberapa tenaga kesehatan, contohnya di Bandara Kualanamu, memilih menggunakan set yang bekas? Ini masih misteri. Entah apa alasannya, apakah untuk keefektifan ekonomi, mager untuk pesan alat-alat baru, atau uangnya mau ditabung untuk ikutan voting di showroom member kesukaan di JKT48? Lumayan, member yang menang bakal dibuatin video musik sendiri.

Apa pun motifnya, menggunakan alat swab antigen bekas jelas tak bisa diterima akal sehat. Apakah si petugas kesehatan tadi nggak punya empati? Khususnya pada hidung orang-orang.

Artikel populer: Siklus Kekerasan dalam Dunia Kesehatan yang Tidak Kita Sadari

Lalu, apa perlu mereka menjadi member Running Man dulu supaya paham bahwa apa-apa saja yang sudah selesai, ya harus selesai?

Song Joong-ki keluar dari Running Man, meski berderai air mata, akhirnya sekarang menjadi aktor terkenal. Kang Gary, member kedua yang keluar dengan diiringi tangisan member lainnya, kini hidup bahagia bersama anak dan istrinya, bahkan terlibat dalam variety show lain. Lee Kwang-soo pun begitu. Sesuatu yang besar pasti sudah menunggu di luar sana.

Atau, jangan-jangan beberapa petugas kesehatan di Bandara Kualanamu itu sebenarnya sudah menjadi member Running Man? Tapi, alih-alih running untuk menyelesaikan misi, mereka malah running dari tanggung jawab dan komitmen…

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini