Ada Apa dengan Cinta, Aisha, dan Milea?

Ada Apa dengan Cinta, Aisha, dan Milea?

Foto: Miles Film, Instagram dewisandra, vaneshaass.

Sejak Ada Apa dengan Cinta? (AADC) dibuatkan sekuelnya, film drama percintaan tak lagi sama. Sosok Cinta yang sejak SMA sudah punya jiwa leadership tebal, dijadikan seorang perempuan plin-plan karena mau-maunya balikan dengan mantan. Padahal, sudah tunangan dengan pria mapan.

Belum lagi, Karmen yang dulunya sporty dan sehat wal afiat sebagai atlet basket yang hobi nimpa orang, malah sempat menjadi seorang pecandu narkoba. Kemudian, Ladya Cheryl yang tidak bisa ikut syuting karena sibuk kuliah, dimatikanlah tokoh Alya begitu saja. Titi Kamal yang memerankan Maura menikahi suaminya sendiri di kehidupan nyata, yakni Christian Sugiono.

Sementara, Sissy Priscillia tidak. Milly diplot hamil oleh Mamet yang sewaktu SMA sering digertak olehnya. Suami aslinya, Rifat Sungkar, dapat jatah di teaser filmnya doang.

Demi Rangga, Cinta sampai hati membatalkan pertunangan dengan Trian. Bisa dibayangkan gaduhnya kolom Instagram Cinta yang menuai banyak hate speech dari teman-teman tongkrongannya Trian. Dengan catatan, kolega Trian pakai akun fake untuk menghujat orang tanpa takut ketahuan identitasnya.

Baca juga: Pentingnya yang Ngebet Nikah Nonton Milly & Mamet (Ini Bukan Cinta & Rangga)

“Aku juga punya mantan pacar pas SMA. Tapi ketika aku udah komitmen dengan satu cowok yang mau seriusin aku, aku nggak bakalan tergoda kalau mantanku ngajak balikan. Apa yang terjadi di SMA, biarlah tetap di SMA.”

“Semoga nanti hidup Mbak Cinta berkecukupan ya kalau sampai jadi nikah sama gacoan barunya.”

“Bajunya kayak yang aku beli di Blok M harga 150 ribu. Kok Cinta yang katanya pengusaha muda, bajunya harga segitu? Ups! Lupa kalau baru putus dari Babang Trian.”

Sebenarnya, Rangga juga turut andil dalam terkoyaknya pertunangan Cinta dan Trian. Andai Rangga tidak ujug-ujug datang untuk ngajak nge-trip sampai Subuh, pastilah Cinta asyik dugem bareng gengnya until drop. Rangga sudah bisa disebut sebagai pebinor bin softboi kelas bulu.

Pola cerita yang menyakiti tokoh perempuan terus disuguhkan oleh film-film sekuel dalam negeri. Contohnya, Eiffel… I’m in Love 2. Tanpa ampun skenario ceritanya ‘menyiksa’ si tokoh utama perempuan dengan installment LDR 12 tahun. Sudah begitu, diceritakan bahwa perangai Tita, yang diperankan Shandy Aulia, masih sama seperti anak SMA walaupun tahun berlalu, presiden berganti, dan teknologi semakin maju.

Baca juga: Relasi Dilan dan Milea tentang Penaklukan, Beda dengan Rangga dan Cinta

Cerita paling kejam adalah Ayat-Ayat Cinta 2. Aisha yang telah merelakan Fahri haha-hihi poligami di film sebelumnya, harus ikhlas dimadu lagi di sekuelnya. Kalau sampai ada Ayat-Ayat Cinta 3, paling ceritanya tentang Aisha yang menahan tangis melihat Fahri menikahi gadis muda, cantik, dan pintar agama untuk keempat kalinya.

Banyak yang terheran-heran dengan kelakuan Fahri yang kelewat baik. Dengan super power berupa kekayaan, Fahri menebar maslahat di muka bumi. Dia repot-repot membiayai kursus biola tetangganya, rela membeli rumah untuk menolong seorang nenek, dan iseng menggratiskan minimarket miliknya untuk memuaskan bocah hater.

Fahri yang cocoknya ganti nama jadi Fahrich ini sudah seperti Bruce Wayne saja. Mungkin kalau malam, dia jadi Batman di Edinburgh, lalu mendirikan Justice League dengan merekrut karakter-karakter alim dari novel Habiburrahman El Shirazy yang lain.

Bayangkan, Fahri berada dalam satu universe dengan Azzam dan Anna dari Ketika Cinta Bertasbih, Zahrana dari Cinta Suci Zahrana, dan Syamsul dari Dalam Mihrab Cinta. Mereka mengusung nama Liga Ketakwaan.

Apa yang dilakukan Fahri itu biasa saja. Jika kamu adalah orang kaya dan takwa sehingga mengerti bahwa materi yang bersifat duniawi hanyalah titipan Ilahi, apa susahnya membelanjakan harta di jalan agama?

Baca juga: Ini Alasannya Sosok Otis Lebih Dibutuhkan daripada Dilan

Yang tidak masuk akal adalah kebaikan dan ketulusan cinta Aisha sebagai istri Fahri. Aisha nekat merusak dirinya sendiri supaya kesuciannya tidak dinodai oleh tentara Israel. Setelah pengorbanan sedemikian ekstrem, Aisha malah tidak mau Fahri tahu tentang apa yang telah terjadi. Alasannya? Demi kebahagiaan Fahri. Savage.

Ditambah, Aisha harus menjalani operasi menyakitkan untuk mengganti wajahnya dengan wajah istri muda Fahri, Hulya. Kalau suatu hari nanti Fahri memuji kecantikan Aisha, Aisha pasti tersinggung, “Oh, maksudnya, Hulya yang cantik? Puji aja teros! Lalu, Aisha buang muka. Secara harfiah.

Nah, kemudian setelah nonton Dilan 1991, saya merasa Milea pantas bergabung ke grup WhatsApp “Karakter Utama Perempuan Korban Sekuel” yang isinya Cinta dan Aisha. Tita nggak bisa gabung karena nggak punya akun WhatsApp. Maklum, Tita masih belum dibolehin pegang HP sendiri oleh orang tuanya.

Kalau beneran ada WAG-nya, mungkin Milea bakal curhat.

Milea: “Girls, kenapa ya nasib kita jadi zonk di film kedua? Tau gitu, aku nggak mau ada sekuel-sekuelan. Mendingan tamat di Dilan 1990 pas kami baru jadian. Aku cuma mau Dilan!”

Milea kirim emoticon nangis sekebon.

Artikel populer: Seandainya Dilan, Rangga, dan Fahri Berada dalam Satu Grup WhatsApp

Cinta: “Lihat nasib percintaan lo, gue jadi lebih bersyukur walaupun harus dibenci keluarga besarnya Trian. Yang terpenting, gue bisa balikan sama mantan gue pas SMA dong!”

Milea: “Wah, curang nih Bu Cinta!”

Cinta: “Bu, Bu! Gue belum jadi ibu-ibu ya. Emang gue si Milly?”

Milea: “Siapa Milly?”

Cinta: “Ya kakak lo yang kewong sama si Mamet. Yang akhirnya dibikinin film sendiri itu. Yah, kalau bukan karena gue sama Rangga balikan sih nggak bakalan ada tuh ceritanya Milly & Mamet dapat spotlight.”

Milea: “Hah? Kakak dari mana? Aku anak pertama kok! Apa Papa diam-diam punya simpanan? Oh tidak! Mama sama Airin jangan sampai tahu.”

Cinta: “Nggak usah berlebihan, Lia. Maksudnya, kakak lo di dimensi lain.”

Milea: “Oh.”

Cinta: “Oh ya, ngapain sih lo sampai dibuatin film sendiri? Bukannya cerita lo sama Dilan udah end di Dilan 1991? Terus, film Milea gunanya buat apaan kalau ending-nya lo tetep nggak bisa bareng Dilan lagi?”

Milea kirim voice note isinya suara isak tangis.

Aisha yang semula jadi silent reader, mulai mengetik untuk menghibur Milea.

Aisha: “Berdoa saja, teman-teman. Siapa tau ceritanya bisa berubah menjadi lebih baik. La tahzan, Lia. Jangan bersedih. Kalau kata Dilan, ‘Jangan nangis, Lia!’ Begitu, kan?”

Milea: “Makasih dukungannya, Umi Hulya.”

Aisha: “SAYA AISHA!”

Milea: “Tapi kok profilnya pakai foto Umi Hulya?”

Aisha left.

Cinta: “Kakak sama adik sama aja ya. Sama-sama telmi.”

Cinta kick Milea.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.