Lagu-lagu Young Lex yang Bisa Menjadi ‘Soundtrack’ Pengagum Jokowi

Lagu-lagu Young Lex yang Bisa Menjadi ‘Soundtrack’ Pengagum Jokowi

Young Lex (bintang.com)

Siapa yang tak kenal Young Lex? Beliau adalah musisi yang cukup sering mengguncang kancah musik Indonesia. Selain kolaborasinya dengan Awkarin yang membuatnya semakin terkenal, Young Lex juga pernah viral bersama gerombolan youtuber lain dengan lagu Ganteng-Ganteng Swag alias GGS.

Rilisnya lagu GGS tak lengkap tanpa dibarengi kontroversi. Banyaknya kata-kata umpatan menjadi salah satu faktor yang membuat banyak netizen kontra terhadap lagu tersebut.

Namun, di antara semua itu, banyak pula yang mendukung enam orang ganteng dan swag tadi. Misalnya Pandji Pragiwaksono, yang justru bertepuk tangan dengan lagu GGS tersebut.

Pandji bahkan menyejajarkan GGS dengan lagu Fuck The Police-nya NWA, bahwa GGS juga merupakan potret kehidupan sosial kita. Argumen yang juga diamini oleh si abang kece abang tampan bukan maling tapi curi perhatian, Young Lex.

Lagu Fuck The Police yang dibawakan oleh NWA memang sarat dengan umpatan-umpatan. Tapi toh, lirik lagu NWA memang sejalan dengan konteks sosial di Amerika.

Misal cuplikan verse yang dibawakan Ice Cube berikut, Fuck the police coming straight from the underground / A young nigga got it bad cause I’m brown / And not the other color so police think / they have the authority to kill a minority. Apa yang diangkat NWA adalah jelas, tentang represi polisi pada komunitas kulit hitam di Amerika.

Saya sempat heran, fenomena apa yang diangkat lewat lagu GGS? Misal apa yang dimaksud oleh si gamer ganteng idaman itu dengan verseDi youtube gue ngomongnya anjing bangsat, tapi di instagram semua cewek-cewek mendekat???

Sungguh, satu tanda tanya tak akan cukup untuk itu. Awalnya saya pikir, mereka hanya sekelompok pemuda yang mencari ketenaran lewat kata-kata kasar. Namun, sekarang saya sadar bahwa saya terlalu cepat suudzon.

Lagu-lagu Young Lex memang menyuarakan kegundahan dan kegelisahan masyarakat Indonesia. Masyarakat mana? Para pencinta Jokowi sedunia, tentunya. Mereka yang makin ke sini makin banyak dikritik oleh beberapa pihak, terutama bani sumbu pendek penganut bumi datar.

Oh, betapa mulia lagu-lagu Young Lex. Maafkan eike, Lex…

Tak bisa dipungkiri, reaksi masyarakat terhadap Pilpres 2014 beserta pil-pil lainnya secara umum terbagi dua. Walau kurang akurat, mayoritas terbagi menjadi dua identitas; Jokowi Lovers dan Jokowi Haters.

Para haters terlihat kental dengan nilai ‘religius’, sebab kritik mereka berfokus pada praktik keagamaan Jokowi. Dan, kita pun kerap membaca atau mendengar pembelaan dari para lovers.

Misalnya “Dana haji dipakai buat infrastruktur diributin, cetak Al-Qur’an dikorupsi diem aja! Dasar onta!”, “Sok suci pakai gamis dan sorban, tapi ujung-ujungnya mesum!”, atau “Pakde Jokowi nggak perlu pakai atribut agama tapi tetap religius apa adanya!”

Sekarang coba perhatikan beberapa penggalan lirik-lirik lagu Young Lex…

“Sok suci? hahahaha / Gue bukan ustad / Ga punya sayap / Tapi mirip malaikat” – Reza Arap di GGS.

“I’m bad boy / Kau benci ku yang apa adanya / Dan silahkan sukai mereka / Yang berlaga baik di depan kamera” – Young Lex dalam Bad.

“Gue cuma pengen tetep jadi apa adanya / Dari pada disukai tapi munafik aslinya” – Awkarin, Bad.

Dengan sederhana tapi mengena, Young Lex mengajarkan kita untuk tidak melihat sesuatu dari luar saja. Biar tatoan, tapi tak pakai narkoba. Jadi jangan nilai dari cover-nya!

Selama masa jabatannya, Jokowi tak pernah sepi dari kritik. Tentu hal tersebut membuat resah Jokowi lovers. Dan, yang namanya haters, maka yang dikomentari pun hanya kesalahan saja, melupakan pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan oleh Pakde.

Misalnya pada sebuah post di Facebook tentang Jokowi yang berkata bahwa leluhur telah melihat bandara di Kulon Progo, yang kemudian diberi kepsyen emoticon senyum. Muncullah komentar, “Bumbu pidato aja dibahas. Kayaknya gembira banget nemu yang bisa dinyiyirin.”

Komentar bernada serupa tentu sudah kelewat sering kita lihat. Contohnya, “Nyinyir melulu nih bisanya, ngerjain belum tentu bisa!” Kemudian, ada yang menimpali, “Kurang kerjaan banget ngurusin keluarga Jokowi yang liburan, sumbu pendek cari-cari kesalahan aja!” Terus, ada juga yang ngomong, “Tim bumi datar menggonggong, Pakde Jokowi berlalu mengukir prestasi.”

Kegeraman itu dengan apik disampaikan Young Lex lewat lagu O Aja Kan.

“Makin Banyak orang miring ngurusin hidup orang lain mulu / Mungkin hidupnya kagak penting / Banyak Banget yang ngomongin / Tapi gue jadi trending / Gue gak ambil pusing / Mereka benci mungkin karna banyak yang ngomong gue / Abang kece abang tampan / Gue bukan maling tapi gue nyuri perhatian.”

Hebat sekali abang satu ini.

Namun, maraknya kritik dan caci-maki terhadap kebijakan-kebijakan Jokowi mau tak mau membuat para penggemar muntab juga. Maka muncul komentar-komentar seperti ini:

Jokowi is the best, yang komplain ke laut aja!”, “Nih yang protes Perpu Ormas, silahkan pindah dari Indonesia!”, “Sok ngomongin utang negara, mending pikirin aja utang cicilan motor sama kredit panci masing-masing!”

Tenang sodara-sodara… Young Lex dan GGS juga sudah menyuarakannya.

“Bila tak suka mending pergi saja, serigala tak cocok bila lawan para domba. Dycal pun ikut menyumbang lirik serupa, “Fans angkat tangan haters bisa angkat kaki / Enam orang yang diminati fans kami sakti.

Memang menyebalkan, di negeri yang katanya demokratis ini, para haters tak mau menerima begitu saja kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kalau memang tak suka dengan Presiden Jokowi, mending pergi saja ke Arab. Atau, kalau nggak bisa, seperti kata Dycal, “Jangan dilawan, lemesin aja.

Ada perbedaan yang mendasar antara komentar Jokowi lovers dengan lagu-lagu Young Lex. Komentar para lovers ditujukan untuk membela Presiden Jokowi, sementara lagu-lagu Lex bertujuan membela diri sendiri.

Namun, dengan kemiripan pola defense terhadap kritik, peningkatan populasi Lex Sugar, kemungkinan kolaborasi Lex dengan Jay Park untuk go international, dan Youtube yang lebih dari tivi, bukan tak mungkin kelak nanti Young Lex akan menjadi Presiden RI. Tak ada yang tak mungkin, kan?

Lalu, ketika Presiden Young Lex banyak dikritik sebagaimana pemerintahan kita saat ini, dia akan berkata, “Buat orang kek gitu, gue cuma bisa ngomong: O aza ya khan.” Ow, ow, ow…

  • RAHMAD JAZULI

    lagu lagu young lex emang banyak membuat gelisah dan menuai kritikan gan …

  • E567S

    Lagunya selalu buat kritikan.

  • Ardana

    gk seneng gw ama yanglex

  • kurang begitu suka sama lagunya,

  • Wawan Agusti

    Lagunya bagus, ada juga yg lucu menurut saya

  • Rahmat Hidayat

    musiknya gue suka dari lagu young lex, tapi lirik-lirik lagunya hmm… terlalu beresiko (taulah maksudnya kan)