Yang Bikin Kecewa dari Mockingjay Part 2

Yang Bikin Kecewa dari Mockingjay Part 2

Sudah nonton film ‘The Hunger Games: Mockingjay Part 2’? Saya sudah. Film ini sudah ditunggu-tunggu oleh penggemar film petualangan bernuansa fiksi ilmiah (sci-fi), karena ini merupakan bagian pamungkas.

Film yang mengisahkan sebuah revolusi besar, yang dibumbui kisah romantis nan dramatis ini, sudah tayang di bioskop sejak 20 November 2015. Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) akan memimpin sebuah revolusi untuk menjatuhkan Presiden Snow (Donald Sutherland), pemimpin tiran yang bercokol di Capitol.

Film ini diawali dengan kisah Katniss yang merasa kehilangan sosok pria yang dicintainya, karena cuci otak yang dilakukan oleh pasukan The Capitol. Peeta (Josh Hutcherson), salah satu pria yang dicintai Katniss, menjadi sedikit gila akibat efek cuci otak. Bukan duel otak.

Ingat ya, Peeta itu salah satu pria, karena Katniss yang seorang perempuan revolusioner itu juga mencintai Gale (Liam Hemsworth), rekan seperjuangannya. Ya bisa dibilang cinta segitiga gitu deh.

Jadi ceritanya dalam Mockingjay Part 2, Katniss cs bergabung bersama kelompok pemberontak yang dikomandani Boggs (Mahershala Ali) untuk melakukan serangan terakhir ke Capitol. Serangan tersebut akan menjadi puncak dari rencana revolusi besar-besaran oleh penduduk Panem.

Tragisnya, di tengah perjalanan, mereka berhadapan dengan para Mutasi dan Katniss terpaksa kehilangan beberapa kawannya. Salah satunya Finnix, kawan Katniss yang baru saja menikah.

Ketika barisan Katniss dan Boggs sudah semakin dekat dengan Capitol, Presiden Snow mengumumkan evakuasi warga sipil ke dalam ruang bawah tanah rumah sang presiden. Kemudian Katniss dan Gale menyamar sebagai warga sipil agar bisa ikut masuk ke rumah Presiden Snow.

Ketika evakuasi berlangsung, terjadi serangan hebat kepada para pemberontak, yang mengakibatkan Gale tertangkap. Dan apesnya, Katniss terkena serangan bom, lalu pingsan.

Dimulailah kekecewaan para penonton, karena setelah itu tidak ada konflik bersenjata lagi. Hanya warna putih saja yang terpampang di layar bioskop selama beberapa detik.

Ketika Katniss sadar dari pingsannya, perang telah usai. Presiden Snow beserta pasukannya telah menyerah. Ini jelas kurang seru, karena peran Katniss tampak melempem justru pada detik-detik terakhir revolusi.

Liam Hemsworth (Gale), Jennifer Lawrence (Katniss), dan Josh Hutcherson (Peeta)
Liam Hemsworth (Gale), Jennifer Lawrence (Katniss), dan Josh Hutcherson (Peeta)

Katniss menyadari bahwa serangan bom tersebut bukanlah dari Pasukan Capitol, melainkan perintah dari Presiden Coin (Julianne Moore), pemimpin salah satu distrik di Panem. Sialnya, Gale, salah satu pria yang bikin Katniss galau, sudah mengetahuinya. Sejak saat itulah, Katniss membenci Gale.

Setelah Presiden Coin mendeklarasikan dirinya sebagai Presiden Panem, ia menginginkan kembali diadakan ‘Hunger Games’, yang hanya akan diikuti oleh anak-anak muda The Capitol.

Eksekusi kematian Presiden Snow pun tiba. Ketika Katniss menarik anak panah ke arah Presiden Snow, tapi apa yang terjadi? Anak panah itu ternyata diarahkan ke arah Presiden Coin, tepat di jantungnya. Mati. Lalu bagaimana nasib Presiden Snow? Ya mati juga di tangan para pemberontak.

Karena dianggap bersalah, Katniss lalu dipulangkan ke kampung halamannya di distrik 12. Perempuan cantik nan enerjik itu memilih Peeta sebagai pendamping hidup. Di sana, mereka membangun keluarga kecil dan hidup bahagia.

Berakhir sudah cinta segitiga antara Katniss, Peeta, dan Gale. Berakhir juga revolusinya dan tamat pula filmnya. Sudah ya, saya mau nonton film-film yang lain lagi. Nantikan selanjutnya di Voxpop…

Foto: kanool.com