Pemimpin Dunia Bakal Dihabisi di London?

Pemimpin Dunia Bakal Dihabisi di London?

Perdana menteri Inggris tewas dalam sebuah peristiwa misterius. Para pemimpin khususnya dunia barat merasa terpukul. Mereka beramai-ramai datang ke London untuk menghadiri pemakaman.

Namun, apa yang terjadi? London yang seharusnya menjadi tempat teraman di dunia, justru menjadi tempat yang paling berbahaya. Para pemimpin dunia yang hadir menjadi sasaran pembunuhan. London pun porak-poranda.

Hanya ada tiga orang tersisa yang diharapkan dapat menghentikan peristiwa tragis itu, yaitu Presiden Amerika Serikat (AS), kepala keamanan agen rahasia AS, dan agen rahasia Inggris.

Bagaimana kelanjutannya? Itu akan terjawab dalam film ‘London Has Fallen’ yang akan ditayangkan di bioskop pada 4 Maret 2016. Film aksi yang digagas Lionsgate dan Millennium Films ini dibesut oleh sutradara Babak Najafi.

‘London Has Fallen’ merupakan kelanjutan dari ‘Olympus Has Fallen’ (2013), sebuah film yang menceritakan tentang serangan gerilya ke Gedung Putih di Washington DC, AS. Para pemain kawakan dalam ‘Olympus Has Fallen’ seperti Morgan Freeman dan Gerard Butler kembali didaulat main di ‘London Has Fallen’.

Dalam trailer film ‘London Has Fallen’ ditampilkan adegan-adegan dahsyat kehancuran Kota London. Ledakan hebat terjadi di Sungai Thames dekat jembatan. Menara jam Big Ben pun runtuh akibat ledakan bom.

Situasi kota benar-benar kacau, karena terjadi aksi penembakan. Pemimpin teroris bahkan mengancam akan meledakkan kota-kota besar di seluruh dunia, jika mereka tidak menyerahkan Presiden AS.

Runtuhnya Kota London dalam film 'London Has Fallen'
Runtuhnya Kota London dalam film ‘London Has Fallen’

Saat Presiden AS baru tiba di London, sebuah misil ditembakkan oleh teroris yang menyamar menjadi petugas kebersihan. Tembakan itu meledakkan mobil di dekat mereka. Kemudian, presiden bersama kepala keamanan agen rahasia AS melarikan diri dan terjadi aksi tembak-menembak di tengah kota, yang membuat penduduk ketakutan.

Satu-satunya harapan untuk menghentikan bencana itu berada pada pundak Presiden AS Benjamin Asher (Aaron Eckhart), agen rahasia AS Mike Banning (Gerard Butler), dan agen rahasia M16 Inggris (Charlotte Riley).

Ya betul, sekali lagi Presiden AS beserta para agen rahasianya bakal menjadi penyelamat dunia. Silakan saja kalau mau dibilang ini film propaganda, yang jelas para penikmat film aksi sudah tak sabar menanti. Sekian dan terima kasih, simak ulasan film selanjutnya di Voxpop…

Foto Utama: iapss.org