Luna Maya, Ahok, dan Dukungan yang Tertukar
CATATAN SI NENG

Luna Maya, Ahok, dan Dukungan yang Tertukar

lunamaya.net

Depan rumah Neng banjir selutut. Airnya deras seperti jeram, karena jalannya menurun tajam. Untung Abang, sebagai tentara yang baik, mumpuni membangun negeri – bener-bener bisa nembok. Bikin tambahan penahan sekeliling teras. Jadi banjirnya nggak masuk rumah lagi.

Langsung kerja nyata, nggak cuma menyatakan pri.. ha.. tin.. lihat Neng capek bolak-balik ngepel. Kalau disuruh bangun rumah dan gali sumur pun, dia bisa! Apalagi cuma rumah tangga, rumah dan tangga. Makanya Neng pilih dia sebagai calon suami, dari sekian banyak kandidat lain. Dia rajin kerja dan kerja, tanpa tersinggung disebut ‘Bang Mandor’.

Tapi gegara banjir di Bandung ini, kami nggak bisa ke mana-mana. Sementara perut udah bikin koor. Jadilah Neng masak menu darurat: seblak basah pedas. Mie instan, tahu dan telur, dikasih bumbu kemiri dan kencur. Nggak peduli dengan harga cabe Rp 180.000/kg. Lagipula Neng kan cabe-cabean sejati.

Halaman depan rumah Neng penuh pohon cabe rawit, cabe merah, cabe gendot, cabe keriting, sampe cabe domba. Nggak usah sewot dulu, boleh dong multitafsir soal ‘sembako’. Kalau sehari aja makanan di sini nggak pake cabe, politik rumah tangga bisa gonjang-ganjing. Berantem terus sampai lebaran kuda.

Sambil nunggu Neng masak seblak, Abang berselancar di dunia maya.

“Duh, jadi apa ya Amerika, Donald Trump yang menang. Demo SARA terus-terusan, kayak yang nggak mau kalah sama Indonesia.”

“Iya Bang. Padahal kurang apa, coba. Hillary udah didukung para pasukan dunia nyata, dunia dongeng, bahkan luar angkasa. Tapi masih kalah,” sahut Neng, sambil menyerahkan sepiring seblak panas, sepanas asmara ini.

“Huh?” Abang mengernyitkan kening. “Neng ngomongin apa?”

“Lha, Abang nggak baca siapa aja para seleb di belakang Hillary? Di pasukan dunia nyata, ada Madonna, cewek paling realistis alias ‘Material Girl’. Dalam pembukaan acara stand up comedy Amy Schumer, Madonna menjanjikan blow job buat yang ngasih suara ke Hillary. Warbyasah!”

Madonna itu bener-bener ngertiin cewek. Cewek mana yang nggak seneng dapet blow gratis. Apalagi kalau sekalian keramas dan creambath.

Abang ngakak. Hampir tersedak seblak pedas.

Selain Madonna, ada Katy Perry, si singa ‘Roar’ yang siap mengaum. Lalu Beyonce, si ‘Run the World (Girls)’. Di dunia dongeng, ada Will Ferrell si ‘Kurcaci Elf’, George Clooney si ‘Batman’, plus Meryl Streep si ‘Devil’ yang pakai Prada.

“Hahaha… kamu bisa aja. Terus dukungan luar angkasa dari mana, Neng?”

Heh, Hillary didukung JJ Abrams, sang sutradara, produser, penulis naskah, dan komposer Armageddon, Star Trek, dan Star Wars. Belum lagi, suara dari ‘langit ketujuh’. Doski juga didukung Morgan Freeman, sang ‘Voice of God’, yang memberi stempel bahwa doski adalah ‘All the good’. Semua kebaikan. Nggak main-main!

“Oh, Abang tahu kenapa dukungan para seleb dunia dan angkasa itu kalah! Itu karena mereka terlalu meremehkan ramalan orang penting. Ramalan The Simpsons.” Abang nyengir.

Gantian Neng yang ketawa.

Iya, The Simpsons itu orang penting. Kalau nggak penting, nggak mungkin bisa laku terus produksi sejak launching tahun 1989 sampai sekarang. Gila, rekor film animasi dan satir sitkom terlama di Amerika. Kalau ada sinetron yang selama itu, udah berapa puluh kali ganti pemain utama ya?

“Nah, kalau ramalan orang penting soal Pilkada Jakarta, gimana Neng? Kan lagi rame juga tuh?”

“Konon ada ramalan Jayabaya, pemimpin Indonesia selanjutnya berasal dari Gunung Perahu, dan pernah digembleng dekat Gunung Tembayat, tempat pertemuan Kalijaga dengan Tembayat. Di luar kota Semarang. Menurut ramalan Sabdo Palon, penasehat Raja Brawijaya, 500 tahun setelah keruntuhan Majapahit, akan ada pemimpin lagi dari trah Majapahit.”

“Tapi itu kan kayaknya untuk presiden, Neng?”

“Kayak nggak tahu aja, Bang. Pilkada Jakarta kan rasa pilpres. Kita aja yang warga Bandung ikut-ikutan drama, bukan ngurusin banjir.”

“Oh iya ya. Pak Jokowi dulu juga dari gubernur Jakarta”

“Tapi kalau menurut survei nih, Bang, elektabilitas Ahok dan Anies ketat kayak rok mini Neng. Artis-artis juga pada dukung Ahok. Misalnya Luna Maya.”

“Betul, Neng! Padahal kan, berdasarkan track record, Luna Maya selalu cari pacar yang ganteng dan gagah – kayak Agus. Kalau nggak, yang ganteng plus tajir – kayak Sandiaga. Itu dukungan nggak ketuker, apa?”

“Idiiiihhh..  milih gubernur masa disamain sama milih pacar? Lagipula, Luna Maya kan setengah bule, mana peduli ramalan primbon. Fisik boleh kalah perkasa, tapi Ahok mungkin lebih perkasa mentalnya.”

Luna Maya sendiri sudah datang ke Rumah Lembang, posko pemenangan Ahok-Djarot. Aura Kasih juga. Di situ juga ada Sophia Muller alias Sophia Latjuba, yang kebetulan juru bicara Ahok. Ini kok, ehmm…, Ariel semua ya? Cieee…

Sophia Muller dan Luna Maya sendiri bukan pribadi sembarangan. Mereka punya rekam jejak integritas cinta dan etos kerja. Plus kemampuan move on dari mantan – penting itu! Sophia masih akur dengan mantan suaminya, Indra Lesmana. Berempat dengan Ariel dan Eva Celia (putri Sophia-Indra), mereka membuat proyek musik bersama.

Luna Maya dulu kekasih Ariel. Tiba-tiba Ariel menikahi gadis lain. Luna menunggu. Ariel dan istrinya bercerai, Luna dan Ariel balikan. Tapi akhirnya mereka putus juga dan katanya Luna sakit hati. Tapi Luna nggak pernah ngejelek-jelekin Ariel, sang mantan, ke publik. Apalagi ribut depan umum.

Aura Kasih pun jenis cewek yang cepat move on. Sedih putus dari Glenn Fredly, dia menyibukkan diri dengan ‘kerja dan kerja’. Main di sinetron komedi. Di instagramnya, tidak ada ungkapan menjelek-jelekkan mantan. Malah kalimat mengharukan, “Bila kelak ternyata kita hidup dalam rumah yang berbeda, kunjungi aku sebagai teman baik – yang pernah memimpikan sebuah atap denganmu.”

Itu ungkapan yang dalem banget, tau! Noh, ada mantan presiden yang kayaknya gagal move on. Masih sakit hati, karena nggak jadi tinggal satu atap sama partai-partai lain – yang berkhianat dan malah memilih seatap serumah dengan Ahok.

Jadi, kalau menurut analisis Neng sih, Ahok masih ada kans untuk jadi jawara di ‘Tanah Betawi’, walaupun beliau satu-satunya kandidat yang nggak ada foto lagi memperagakan silat sambil pake baju adat. Tapi jangan lupa, Ahok baru bikin naga menangyss. Naga Bonar.

“Neng, Ahoker nih yee..?” celetuk Abang.

“Lebih tepatnya, Neng pusing lihat pilgub bikin berantem dan demo nggak habis-habis. Se-Indonesia lagi, bukan cuma Jakarta. Kok rasanya siapapun yang menang, jadinya kayak Hillary vs Trump. Cuma milih ‘lesser of all evils’. Huh!”

“Jangan sedih, Neng. Masih ada Abang, Pangeran Cinta buat Neng. Nggak ganteng, nggak tajir, tapi dijamin mental perkasa. Nggak salah deh, Neng milih Abang buat jadi gubernur di hatimu. Makasih yang dulu udah nyoblos dukung Abang. Nanti abis resepsi kita, Abang balas budi nyoblos Neng. Hehehe…”

  • Tubagus Donny Syafardan

    Wkwkwkwk…. Segar bacanya …

  • Fatma

    Nga ngerti ngomong paan. Becandanya nga lucu 🙁