Kemiripan Karakter Dragon Ball dengan Tokoh-tokoh Indonesia

Kemiripan Karakter Dragon Ball dengan Tokoh-tokoh Indonesia

liputan6.com

Indonesia memang punya tokoh-tokoh negeri yang keren dan berkarakter. Paling tidak, sebelum kemunculan ‘politikus baru’ macam Ahmad Dhani atau Habib Rizieq, Indonesia tidak pernah kehabisan stok pemimpin yang karakter maupun pilihan politiknya terasa sangat komikal.

Tentu saja saya tidak sedang melakukan penistaan terhadap tokoh-tokoh ini. Cenderung komikal yang saya sebut tadi bukanlah karena mereka terlalu konyol atau gimana. Oh, bukan itu. Saya sebut mereka komikal justru karena mereka ini memang punya kesamaan dengan karakter-karakter komik. Lebih tepatnya pada karakter komik Dragon Ball karya legenda Akira Toriyama.

Dan, sebagai seorang pengagum Dragon Ball, rasanya saya berdosa sekali jika tidak menyampaikan fakta mencerahkan ini. Bahwa Songoku, Pikolo, ternyata ada di sekitar kita. Muncul tiap hari melalui siaran televisi dan digosipkan beramai-ramai di media sosial. Mereka itu di antaranya…

1. Songoku = SBY

Baiklah, saya tahu. Pasti banyak penggemar Pak SBY (Beye) yang tidak setuju, kalau Songoku (Goku) dibanding-bandingkan dengan vokalis favorit mereka. Yah, maklum, Goku kan urakan, suka kelahi, dan makannya banyak.

Masak iya, karakter begitu dibandingkan dengan Pak Beye yang santun, ngayomi, suaranya bagus, albumnya banyak, meski ikut ribut-ribut juga waktu ada kasus Ahok? Ih, gak banget deh.

Keduanya mungkin berseberangan dalam beberapa hal di atas, namun dalam hal kehidupan anak-anaknya, keduanya tampak saling menginspirasi satu sama lain.

Misalnya begini. Apa yang dilihat Pak Beye kepada Mas Agus, putra sulungnya, dengan apa yang dilihat Goku kepada Songohan (Gohan) itu mirip. Ketika karier militer Agus sepertinya tokcer, itu juga terjadi dengan Gohan yang punya riwayat pendidikan yang brilian.

Gohan tidak percaya pertarungan, seperti halnya Mas Agus yang (awalnya) tidak tertarik politik. Gohan dan Agus hanya ingin jadi sosok yang berguna untuk masyarakat dalam bidangnya masing-masing. Gohan sebagai seorang ilmuwan, Agus sebagai tentara.

Tapi Goku maupun Pak Beye mungkin melihat hal lain pada Gohan dan Agus. Goku melihat bahwa Gohan sosok yang akan jadi lebih kuat dari dirinya. Gohan bisa menggantikan posisi Goku pada masa depan untuk melindungi dunia.

Dalam pandangan Goku, posisi ini tidak mungkin bisa pindah ke Songoten (Goten) sekalipun Bapak-Anak ini mirip sekali dari soal pakaian maupun potongan rambut. Seperti halnya pandangan Pak Beye yang memilih mengorbankan cita-cita anaknya di dunia militer untuk ikut serta menyemarakkan Pilkada Jakarta, daripada memenuhi ambisi Dek Ibas yang sudah cukup berpengalaman seperti dirinya di dunia pertarungan, eh, politik.

Satu-satunya perbedaan Goku dan Pak Beye adalah, jika Goku gagal memproyeksikan Gohan jadi pewarisnya (dan itu tanda Goku tidak mampu mengontrol hidup anaknya), maka Pak Beye – paling tidak sampai saat ini – masih bisa mengontrol kehidupan politik anak-anaknya.

2. Bezita = Megawati

Saat Bu Megawati masih muda (baca: Jokowi belum dikenal), lawan terbesar Pak Beye ya ibu yang satu ini. Pertarungan keduanya sangat alot. Seperti pertarungan Bezita dengan Goku yang melegenda.

Tapi, tidak seperti pandangan banyak pendukung Bu Mega yang melihat bahwa pertarungan keduanya seimbang. Sebenarnya sih, Pak Beye jauh lebih kuat. Nyatanya blio jadi Presiden dua periode. Bu Mega tidak penuh satu periode.

Namun, Bu Mega dan pendukungnya seolah tidak pernah mau mengakui kekalahan itu. Bu Mega, dulunya – sampai sekarang sih – masih meyakini bahwa negara ini harus dipimpin oleh orang yang dekat dengan salah satu founding father bangsa terbesar: Bung Karno.

Yak, betul. Maksudnya ya dirinya sendiri.

Biasa, Bung. Bahasa politik, muter-muter jebul ke sana juga maksudnya.

Persis betul dengan Bezita yang merasa bahwa Bangsa Saiya terkuat adalah dirinya sendiri. Bukan karena apa-apa. Ini cuma pandangan tak berdasar, karena Bezita adalah pangeran bangsa Saiya. Bapaknya Bezita kan seorang raja juga, sama seperti bapaknya Bu Mega yang presiden juga. Eh, kebalik gak sih?

3. Burma = BJ Habibie

Sayang sekali, Burma adalah karakter di Dragon Ball yang tidak begitu dihargai. Padahal di banyak sekali momen Goku dan kawan-kawan terbantu dengan teknologi ciptaan si Burma. Bahkan Burma adalah titik awal cerita epik komik legendaris sepanjang masa ini dimulai.

Pun dengan Pak Habibie, kontribusi besarnya kepada bangsa tidak pernah begitu dihargai. Kita orang lebih suka membicarakan petarung-petarung handal seperti Goku, Bezita, tapi melupakan sosok yang membangun negeri ini dengan pengetahuan murni minim kepentingan seperti Pak Habibie.

4. Kakek Kame Sennin = Bung Karno

Oke, jangan sensi dulu. Situ pasti sudah nebak kalau karakter Kakek Kame Sennin ini mirip dengan Bung Karno terutama kaitannya dengan wanita. Keduanya memang bisa dibilang pengagum wanita. Bedanya, jika Bung Karno sukses mempersunting wanita, Kakek Kame Sennin sering kali kena damprat karena bertepuk sebelah tangan.

Namun, lebih daripada itu, keduanya diakui sebagai guru bagi dunianya masing-masing. Jurus kamehameha yang hampir selalu muncul di setiap adegan Dragon Ball adalah ciptaan Kakek Kame Sennin yang sukses menyatukan Goku beserta teman-temannya sekaligus menciptakan perdamaian dunia. Yah, hampir mirip dengan jurus Pancasila dan Proklamasi-nya Bung Karno, yang juga ikut menjaga dan menyatukan bangsa ini.

5. Pikolo/Dewa Penguasa = Gus Dur

Jangan bilang hanya karena Pikolo/Dewa Penguasa warna kulitnya ijo, lalu menganggap ada kemiripan karakter dengan Gus Dur. Dasar! Mentang-mentang Kiai NU, yang nulis juga santri NU!

Tapi emang iya juga sih, jujur saja, cuma itu alasannya. Maafkan saya.

Yuk, lanjut…

6. Bapaknya Videl = Jokowi

Masih perlu saya berikan alasannya?

Baiklah, ingat lagi gambar ini?

  • Nurul Khusna

    Belum ada analisis, tulisan sangat jelas dan mudah dimengerti. Hanya saja sangat bertepatan sekali artikel ini, padahal kemarin baru saja nostalgia nonton film ‘Dragon Ball’ dengan banyak versi, terus tiba-tiba muncul artikel yang bertemakan komik tadi. Hihihi. Malah ada trailer film dragon ball versi manusia.