Karakter Serial Animasi Naruto dalam Pilkada Jakarta

Karakter Serial Animasi Naruto dalam Pilkada Jakarta

animewallpapers.com

Kalau lagi musim pilkada, semuanya serasa mendadak pilkada. Mau tidur, teringat padamu pilkada. Mau makan juga begitu. Pokoknya kemanapun ada bayanganmu bayangan pilkada, terutama DKI Jakarta.

Maka jangan heran, ketika saya sedang menonton ulang serial anime atau animasi Naruto dari awal, saya menemukan beberapa karakter yang mirip dengan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta.

Rupanya saking seringnya muncul di pemberitaan media nasional, Pilkada Jakarta sudah berada di alam bawah sadar saya! Alamak, konspirasi macam apa ini? Tapi ya sudahlah, mending saya tulis saja. Bukan, bukan mau dukung ini-itu, kebetulan saja saya suka Naruto.

Lagipula, saya warga Ujung Berung. Nah, ada yang tahu di mana itu? Ada di peta nggak? Ya adalah, itu salah satu daerah di Kota Bandung. Kalau ditanya dukung siapa, urang mah hirup Kang Emil weh… Heuheu…

Tapi, karena ngomongin Pilkada Jakarta adalah hak segala bangsa, termasuk fans Naruto sedunia, berikut saya ulas kemiripan masing-masing calon dengan beberapa karakter di serial manga karya Masashi Kishimoto yang diadaptasi menjadi serial anime tersebut.

Paslon 1

Agus = Konohamaru

Konohamaru adalah cucu dari Hokage ketiga, Sarutobi. Dan, selayaknya Naruto, ia sama-sama terobsesi menjadi Hokage. Saya kemudian mendapati itu di dalam diri Agus Harimurti Yudhoyono. Muda, enerjik, dan selalu bersemangat.

Konohamaru sama seperti Agus, sangat menghormati orang tua. Agus adalah anak dari mantan presiden SBY. Mirip seperti Konohamaru, Agus tentu saja memandang orang tuanya sebagai role model, sehingga ia sudi mengambil jalur yang sama.

Agus tentu ingin Jakarta yang lebih baik dan diidolakan oleh siapapun seperti ayahnya. Bisa jadi, Agus nanti ingin menjadi presiden. Itu mengapa Agus menawarkan program yang berupaya memuaskan hati rakyat kecil, sama seperti ayahnya ketika menjadi presiden.

Sylvi = Tsunade

Tsunade adalah ninja dengan kekuatan yang luar biasa. Kelebihan untuk mengumpul chakra di tangannya tak hanya bisa mengobati rekan-rekannya yang terluka, tapi itu dapat menjadi kekuatannya. Ia dapat membuat bumi gonjang-ganjing, mengoyak isi perut pohon, apalagi membuat musuhnya pontang-panting hanya dengan sekali pukul.

Tsunade dapat melindungi timnya dalam setiap misi selama menjadi ninja, dan pengalaman membuatnya lengkap serta mengukuhkannya menjadi Hokage kelima. Dan, entah mengapa, karakter Tsunade ada di sosok Sylviana Murni, cawagub yang mendampingi Agus.

Sama seperti Tsunade, Sylvi adalah sosok yang senior dan mengetahui birokrasi Jakarta. Ia sudah malang melintang di Pemprov DKI Jakarta. Ia akan menjadi partner yang pas buat Agus, karena Agus belum berpengalaman dalam mengurus birokrasi pemerintahan.

Paslon 2

Ahok = Naruto

Anda mungkin heran mengapa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikatakan mirip Naruto? Mengingat pada akhirnya Naruto menjadi Hokage, mungkin tak sedikit dari Anda yang berpendapat, apakah ini tanda-tanda keberpihakan terhadap paslon nomor 2? Wah, sayang sekali mas, mbak, jawabannya tidak.

Cocoklogi antara Ahok dan Naruto disebabkan karena beberapa hal. Sama seperti Ahok, Naruto adalah sosok yang paling banyak masalahnya. Itu bahkan bisa Anda saksikan sejak awal serial anime Naruto. Dan, sama seperti Naruto, Ahok menyelesaikan masalahnya dengan… modal semangat.

Mungkin Anda heran, apa hebatnya modal semangat ini? Begini, Naruto adalah ninja yang hanya mengenal beberapa jurus. Sampai menjadi Hokage, ia hanya tahu rasengan dan jurus seribu bayangan. Itu terus dia gunakan hingga ia menjadi Hokage.

Tapi Naruto, sama seperti Ahok, memiliki semangat dan prinsip. Ini yang membuat Ahok tetap menjadi tokoh idola, terbukti dari hasil sejumlah lembaga survei.

Djarot = Choji

Kemiripan Choji dan Djarot Saiful Hidayat tidak hanya persoalan lingkar perut keduanya yang sama-sama lebar, namun juga kemampuannya. Choji adalah sosok yang menjadi penenang bagi teman-temannya.

Kala teman-temannya dalam satu tim mulai bertindak gegabah, Choji adalah rem pakem yang membuat teman-temannya berpikir ulang apakah tindakan yang mereka hendak lakukan itu perlu atau tidak.

Choji, dengan kekuatan untuk membuat tubuhnya menjadi raksasa, kerap bertugas sebagai distraksi untuk melindungi rekan-rekan ninja. Dan, Djarot yang mendampingi Ahok, juga berlaku demikian.

Kala Ahok berdebat dan tampak mulai emosional, Djarot tampil menenangkan. Sebelum menjawab pertanyaan bahkan ia selalu senyam-senyum, sementara Ahok mengumpulkan data dan argumen untuk mematahkan opini pasangan lain.

Paslon 3

Anies = Shikamaru

Shikamaru adalah sang juru taktik. Begitu pula dengan Anies Baswedan. Ia sangat tenang dan berhati-hati dalam menyusun strategi. Dalam debat kandidat, tak ada yang lebih mirip Shikamaru, kecuali Anies. Ia sangat pandai dalam memilih kata dan mampu menyudutkan pasangan lain ketika mereka tak sadar.

Sandi = Rock Lee

Sandiaga Uno mirip karakter Sasuke? Haha, tentu saja saya bercanda. Sandi jelas tidak ada mirip-miripnya dengan Sasuke. Sasuke termasuk sosok yang dingin, sedangkan Sandiaga sangat atraktif. Maka, jelas bagi saya, Sandi lebih mirip dengan Rock Lee.

Pertama, keduanya memiliki gerakan tangan yang khas. Kedua, tentu saja, mereka sangat enerjik dan penuh semangat. Sandi, sama seperti Rock Lee, juga penuh dengan pemikiran-pemikiran positif. Dan, tampaknya, mereka sama-sama jago Taijutsu!

Nggak percaya?

Lihat gambar ini…

  • saya setuju aja, meskipun lebih nyaman kalau choji bukan penenang, penenang itu adalah neji heyugaa