‘I Want SBY Back’, Kata-kata Sakti Mandraguna buat Para Jomblo

‘I Want SBY Back’, Kata-kata Sakti Mandraguna buat Para Jomblo

Tulisan ini terinspirasi dari artikelnya Kokok Dirgantoro di voxpop.id soal perjombloan. Bagaimana tidak? CEO Voxpop itu sempat-sempatnya menghitung potensi jomblo se-Indonesia. Luar biasa, biasa di luar mas..

Basis data yang dipakai pun tidak main-main. Badan Pusat Statistik (BPS)! Hasilnya mengejutkan. Setidaknya ada 92,5 juta jomblo dalam kurun waktu 2009-2013. Jumlah itu sekitar 37% dari total penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa.

Kisah para jomblo ini pun penuh drama, tak kalah dengan sinetron dari Turki yang diimpor ke Tanah Air. Misalnya, sudah usaha keras, tapi ditolak. Sudah kirim kode bahkan jab kanan kiri, tapi gagal.

Tapi untung sekarang ada Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu layak dijuluki satria piningit para jomblo.

Bagaimana tidak? Kata-kata Ibas tentang ‘I want SBY back’ menginspirasi para jomblo untuk membangun sebuah gerakan kangen mantan.

Ibas sebenarnya ingin membentuk persepsi publik bahwa SBY lebih baik dari kepemimpinan Jokowi saat ini. Kata-kata ‘I want SBY back’ diklaim sebagai aspirasi rakyat yang merindukan kepemimpinan ala SBY.

Romantisme masa lalu tersebut secara tidak langsung mempengaruhi para jomblo. ‘I want SBY back’ seakan menjadi kata-kata sakti mandraguna buat balikan ke mantan pacar. Cinta lama bersemi kembali alias CLBK.

Para mantan yang sudah memiliki kekasih baru perlu waspada. Jangan sampai kangen mantan ini membuat gaduh. Ekonomi lagi lesu.

Kita bisa lihat Saiful Jamil, biduan penuh sensasi dan drama percintaan. Dalam sebuah acara musik, Bang Ipul diserbu oleh tiga mantannya sekaligus, yang semuanya juga artis. Ada Rina Nose, Chef Aiko, dan Fitri Carlina.

Rina dikabarkan baru putus sama pacarnya, kalau Chef Aiko masih jomblo setelah hubungannya kandas sama Bang Ipul. Tapi itu gosip. Lho, koq jadi infotainment? Haha..

Tapi ada yang bilang gerakan kangen mantan setidaknya bisa membantu menekan angka jomblo di Indonesia. Jangan sampai negara ikut hadir dalam urusan seperti ini. Sudah terlalu banyak masalah yang diurusi negara.

Apa jadinya jika pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengatur kehidupan pribadi rakyatnya sampai urusan status lajang? Dalam film drama satir berjudul ‘The Lobster’, itu terjadi lho..

Film tersebut menceritakan sebuah kota masa depan bernama The City. Pemerintahnya punya peraturan unik soal jomblo. Apa itu?

Jika seseorang masih berstatus jomblo, mereka akan dibawa menuju fasilitas khusus bernama The Hotel. Sebuah hotel dimana mereka harus dapat menemukan pasangan selama 45 hari.

Jika tidak, mereka akan dikirim ke hutan bernama The Woods untuk diasingkan. Tidak hanya itu, mereka juga akan dikutuk menjadi seekor binatang. Mau?

Foto: gambarterbaru.info