Drama di Angkutan ‘Online’ Versi @CeritaTranspOL

Drama di Angkutan ‘Online’ Versi @CeritaTranspOL

Ilustrasi (telegraf.id)

Bayangkan bagaimana hidup orang kota tanpa adanya angkutan online? Siang, bisa tua di jalan. Apalagi, kalau pulang kemalaman dan nggak bawa kendaraan, jelas repot karena angkutan umum sudah habis.

Terus mau naik ojek pangkalan? Kudu berdebat dulu dengan abang ojek soal harga yang kadang seenak udel. Mau naik taksi? Takut taksinya nakal, jalannya diputar-putar supaya argo makin mahal.

Wajar, ketika negara angkutan online hadir, seolah itu menjadi jawaban dari segala keresahan warga kota yang setiap hari hidup serba bergegas.

Tentu saja, selama angkutan online mengaspal di jalanan, banyak dinamika yang terjadi antara pengguna atau penumpang dengan sopir alias driver angkutan online.

Di ranah Twitter, ada akun @CeritaTranspOL (dulunya @dramauber_id) yang mengumpulkan seluruh cerita dari penumpang dan sopir angkutan online. Akun ini beken di kalangan warga kota sampai masuk program acara di salah satu stasiun TV.

Di tengah kesibukannya, kami coba bertanya kepada admin @CeritaTranspOL soal suka duka naik angkutan online, termasuk kisah unik dan lucu. Sila dinikmati lads~

Kenapa bisa kepikiran bikin akun ini? Tujuannya apa?

Berawal dari keresahan kami sebagai pengguna salah satu transportasi berbasis online. Banyak ‘drama’ yang membuat kami gemas, misal tidak maksimalnya dalam penggunaan GPS atau saat ditolak karena kami pakai kartu kredit. Lalu kami iseng membuat akun ini, yang ide awalnya terpikirkan oleh teman kami, Stella.

Kami juga sering mendengar curhat dari para driver, sehingga kami menggabungkan pengalaman ini dalam sebuah akun. Hingga seiring berjalannya waktu, akhirnya kami mengubah dengan nama akun yang ada seperti sekarang. Adminnya ada beberapa orang, namun yang rutin cek hanya 3-5 orang saja.

Apakah semua adminnya pengguna angkutan online atau ada yang jadi driver?

Adminnya hanya pengguna, yang berasal dari bermacam-macam profesi. Rata-rata bekerja di digital agency.

Cerita-cerita seperti apa yang ditweet oleh admin? Apakah ada cerita lucu?

Awalnya kami lebih banyak curhat, karena setiap menggunakan transportasi online sering terjadi drama. Lama-lama banyak yang ikut berbagi cerita mereka masing-masing. Misalnya ini:

https://twitter.com/CeritaTranspOL/status/935012326968737792

https://twitter.com/CeritaTranspOL/status/934751696420454400

Kalau kisah yang paling nyebelin dari penumpang atau driver, ada?

Setiap hari hampir selalu ada cerita yang nyebelin.

https://twitter.com/Farizrsln/status/934962612705533952

https://twitter.com/CeritaTranspOL/status/934330839566991361

Terus, denger-denger ada driver idola ya, siapa dia?

Saat ini yang sedang jadi perbincangan adalah Pak Danny Iswantoro, driver yang sering memberikan surat untuk penumpangnya. Misalnya ini:

https://twitter.com/ndilossa_/status/934696288305659906

Oh ya, menurut kalian, apa sih bedanya dunia angkutan online dulu dan sekarang, terutama ojek?

Ojek online salah satu solusi, penumpang dimudahkan mendapat tumpangan dengan mudah, sedangkan driver dicarikan penumpang tanpa harus mangkal. Bahkan layanan seperti pesan makanan dan kirim dokumen jadi terbantu dengan adanya ojek online.

Driver dan pengguna angkutan online yang ideal itu seperti apa? Yang ngeselin yang gimana?

Driver yang ideal adalah mitra-mitra yang menjalankan peraturan kemitraan dengan baik dan benar. Yang ngeselin adalah yang (misal) ngeyel terus salah jalan, gak sopan, rasis, tindakan pelecehan, hingga tindakan kejahatan lain.

Bagaimana tanggapan kalian bahwa sampai saat ini masih ada driver ojek online yang bentrok dengan ojek pangkalan dan angkot, terus masih ada taksionline yang dirusak oleh pengemudi taksi dan security di lapangan?

Menurut kami, pelanggan akan memilih layanan yang terbaik, aman, terjangkau dan efisien. Seharusnya ini dijadikan standar agar semua pemilik jasa transportasi berlomba-lomba menghadirkan layanan tersebut.

Ada yang bilang maraknya angkutan online adalah tanda-tanda kemunduran sebuah kota, karena seharusnya kota yang maju itu berbasis angkutan umum yang layak, memadai, serta massal. Bagaimana tanggapan kalian?

Bagi kami, setiap pendapat harus tetap dihargai. Mungkin saja hal tersebut benar, karena seperti yang kita tahu di beberapa kota transportasi publik (apalagi massal) banyak yang belum memenuhi harapan penggunanya.

Jadi, bisnis angkutan online ini bisa abadi atau cuma musiman?

Jika melihat kondisinya sekarang, angkutan online masih sangat diminati. Seperti yang sudah kami sampaikan. Selama ada layanan yang terbaik dan apabila angkutan online ini dirasa oleh banyak orang sebagai yang terbaik, tidak menutup kemungkinan akan tetap ada. Bagaimanapun, akan kembali lagi dari permintaan konsumen itu sendiri.

Kalau misalnya angkutan online nanti punah, entah karena regulasi atau kompetisi, kira-kira apa yang akan terjadi?

Kami, sebagai admin, yang memang tiap hari menggunakan layanan ini tentu akan sangat merasa kehilangan.

Apa saja yang paling banyak dikeluhkan setiap hari oleh pengguna maupun driver angkutan online?

Macam-macam. Jika dari pengguna biasanya berkeluh kesah dengan driver yang malas menggunakan GPS, berkendara yang kurang hati-hati, hingga oknum-oknum yang melakukan kecurangan tarif.

Sedangkan dari sisi driver, paling banyak adalah penumpang yang tidak sopan, seenaknya, bahkan hingga meninggalkan kendaraan dengan kondisi yang kotor.

Menurut kalian, jenis angkutan umum apa yang paling ideal di kota besar, seperti Jakarta?

Ini kembali lagi sesuai kebutuhan. Transportasi massal harus tetap ada dan ditingkatkan kualitasnya, namun angkutan yang lebih kecil seperti taksi dan ojek tentu harus tetap ada.

Pilih salah satu ya, naik angkot atau metromini/kopaja? Alasannya?

Hahahaha… pilihan sulit. Tapi jika harus memilih, Metromini/Kopaja, karena mereka juga tersedia bus yang lebih nyaman dengan AC. 🙂

Naik bus TransJakarta atau angkutan online? Alasannya?

Tergantung kondisi dan tujuan. Tapi untuk alasan yang lebih praktis, tetep angkutan online. 🙂

Apakah ada pesan untuk para driver?

Mohon untuk menjalankan aturan kemitraan yang sesuai. Kami sebagai pengguna sadar pasti driver sering atau akan mengalami hari yang buruk atau menyedihkan, namun bukan berarti hal tersebut kemudia dilampiaskan ke penumpang/pengguna setelahnya. Semoga kita dapat saling menguntungkan.

Terakhir, pesan apa yang ingin disampaikan untuk para netizen?

Terima kasih telah bersedia berbagi pengalaman kalian kepada kami. Semoga semua drama (khususnya yang kurang menyenangkan) yang diceritakan bisa berubah menjadi cerita-cerita yang manis dan menyenangkan.