Saturday, 21 October 2017

Populi

Populi

Semua Karena Cinta, Dek… (Ketika Orang Kampung Berpikir Metro)

Merasa baper, jika dengar kata banjir, panas, dan macet. Apakah ini yang disebut benci-benci tapi cinta?

Bukan Warga Jakarta Kok Berisik?

Biarkan anak-anak muda berkaraoke di Masterpiece-nya mas Dhani. Biarkan pula pak Yusril pakai baju Mickey sambil beli pete.

Memaknai ‘Kamu Jahat’ dalam Film AADC 2 dan Pulau Buru Tanah Air Beta

Siapa tahu, setelah nonton AADC 2, pikiran mereka jadi bening nan jernih seperti wajah Dian Sastro.

Ketika Ahok Begitu Bising, Kami pun Bersandar di Pundak Dian Sastro

Pecahkan saja gelasnya biar ramai agar kebisingan tentang Ahok tidak bikin kami pekak apalagi cekak.

Surat Menyurat JonRu soal Uber dan Grab

Rezeki itu dari Tuhan, mas. Melalui apa? Yang kekinian melalui inovasi. Tuhan juga nggak ndeso, keleus…

Menggagas Gerakan “Auk Ah”

‘Auk Ah’ adalah obat mujarab yang tersimpan di dalam kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kebencian).

Marshanda dan Otoritas Tubuh Perempuan

Setiap perempuan berhak atas tubuhnya.

Sudahkah Anda Menebar Kebencian Hari Ini?

Kalau memang anda kurang piknik, sebaiknya banyak-banyak baca buku atau ke Danau Kelimutu.

Perempuan yang Terjebak dalam Kompetisi

Aroma persaingan antarperempuan sedemikian keras tercium bak parfum mahal merek Chloe, Bvlgari, ataupun Gucci-Guilty.

Teman Ahok, “Gangbang”, dan Berakhirnya Cinta Segitiga

Ahok terlihat begitu ‘seksi’, sehingga harus di-‘gangbang’ dalam sebuah birahi perebutan kekuasaan di Jakarta pada 2017.

SOSIAL

20,614FansLike
2,138FollowersFollow