Friday, 15 December 2017

Populi

Populi

Lepas Jilbab Dirisak, Lepas Cadar Kita Bersorak

Berbahagialah kita bisa hidup di tengah masyarakat yang hipokrit.

Bukan Dikoyak-koyak Sepi, tapi Dikoyak-koyak Tagihan

Bahwa hidup tak hanya persoalan puisi, tapi juga tentang wadah nasi yang harus tetap terisi.

Tanggal 17 yang Keramat

Melatih kita jadi pemberani. Berani belajar isme-isme, berani mendiskusikan sejarah, berani menerima perbedaan, dan berani menerima kritik.

Setelah Hari Jomblo, Saatnya Revolusi Asmara

Stigma ‘diri yang merasa sepi’ harus dilawan terlebih dahulu.

Pledoi Lelaki yang Mencuci dan Menjemur Baju Sendiri

Laki-laki tidak boleh mencuci. Laki-laki harus bekerja, harus kuat, dan tidak boleh menangis. Lelaki kok gitu?

Semoga Kahiyang Nggak Kaget dari Pelaminan ke UU Perkawinan

Mas Bobby boleh tenang-tenang saja, karena UU ini memang banyak menangin laki. Beda dengan Mbak Kahiyang.

Habis Bapakisme, Terbitlah ‘Laki-laki Baru’

Golongan muslim yang mendukung interpretasi literal terhadap ajaran Islam adalah salah satu penentang yang paling kuat.

Baru Pacaran sudah Kekerasan, tapi kok Cinta?

Pelaku ‘abusive’ bukan hanya lelaki, perempuan juga bisa.

Cuti Hamil Ditambah dulu, Cuti Ayah kemudian

Di negara lain sudah, lalu kapan Indonesia?

Meme, Meme, dan Meme…

Meme adalah masa depan, untuk Indonesia yang lebih gembira.

SOSIAL

20,730FansLike
2,671FollowersFollow